Mahasiswa KKN UMG Ajari Warga Bawean Olah Sampah Plastik

0
41 views
Mahasiswa KKN dari UMG saat mengajari para siswa mengolah sampah plastik menjadi kerajinan tangan di Bawean. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com РBagi sebagian orang, sampah kerap dipandang sebagai sesuatu yang tidak berguna. Namun di tangan para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), sampah justru bisa disulap menjadi barang bernilai ekonomis tinggi.

Kemampuan itulah yang kemudian coba diajarkan puluhan mahasiswa UMG yang saat ini sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) kepada masyarakat di Desa Tambak, Desa Sukalela dan Desa Sukaoneng, Kecamatan Tambak Bawean, Gresik.

Ketua kelompok KKN di desa Sukaoneng Mustafid Halim menuturkan, ada banyak hal yang sudah dibagikan kepada warga dan pelajar setempat, dimana setiap jurusan sudah mempersiapkan materi dan objek kegiatannya masing-masing.

(Foto: BG/Abr)

Kegiatan tersebut yakni studi pengolahaan sampah plastik menjadi lampion dan aneka kerajinan tangan. Kemudian, melatih ibu-ibu PKK mengolah buah sukun menjadi kue kering dan donat, serta mengadakan rumah curhat untuk ibu-ibu rumah tangga.

“Ada banyak kegiatan yang sudah kami laksanakan sesusi dengan jurusannya masing-masing. Semua punya program sendiri,” terang mahasiswa UMG jurusan Ekonomi Managemen itu, Sabtu (26/8/2017).

Nadia, salah seorang mahasiswa peserta KKN lainnya di Desa Sukaoneng menambahkan, kegiatan lain yang sudah dilaksanakan antara lain merakit alat running teks yang dikerjakan oleh mahasiswa jurusan elektronik UMG.

(Foto: BG/Abr)

Menurut Nadia, alat itu berfungsi sebagai papan pengumuman yang menampilkan teks berjalan. Bahkan, alat tersebut saat ini sudah terpasang di kantor balai Desa Sukaoneng. Hebatnya lagi, alat itu dapat dioperasikan melalui aplikasi smartphone.

“Kalau yang jurusan elektro merakit alat running teks, dan cukup diperasikan dengan smartphone saja,” imbuh Nadia.

Sementara itu, Kepala Desa Sukaoneng Abdul Hayyi mengaku sangat terbantu dengan kehadiran peserta KKN UMG di desanya. Dia berharap pengetahuan yang ajarkan peserta KKN dapat diserap warganya, sehingga kelak bisa dilanjutkan usai kegiatan KKN ini berlangsung.

“Banyak pengetahuan yabg dapat kami ambil, mudah-mudahan nanti bisa ditiru dan diteruskan oleh warga,” harapnya.

Hayyi mencontohkan pendampingan peserta KKN kepada pemuda karang taruna di desanya yang dirasa sangat membantu. Terutama saat pelaksanaan berbagai lomba dalam merayakan HUT Kemerdekaan RI yang berlangsung meriah.

“Seperti kegiatan lomba yang diadakan oleh karang taruna ini, tahun depan harus tetap semarak seperti ini,” pungkasnya.

Puluhan mahasiswa UMG melaksanakan KKN di Pulau Bawean, Gresik, sejak 6-30 Agustus 2017. Kegiatan KKN diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan seperti Psikologi, Ekonomi Manageman dan Akuntansi, Elektronik, PGSD dan jurusan lainya.

KKN mahasiswa UMG ini serentak digelar di tiga desa di kecamatan Tambak, yaitu 18 mahasiswa ditempatkan di Desa Sukaoneng, 17 mahasiswa di Desa Sukalela dan 19 mahasiswa ditempatkan di desa Tambak, Kecamatan Tambak. (abr)