Gerakan Tanam Pohon Digiatkan di Gresik

0
101 views
Kegiatan menanam 1.500 bibit pohon di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI), Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Gresik. (Foto: BG/Amn)

BeritaGresik.com – Eksplorasi sumber daya alam yang kerap memicu terjadinya krisis lingkungan dewasa ini perlu disikapi dengan kegiatan penyeimbang, agar sumber daya alam dan lingkungan dapat berfungsi sebagaimana mestinya dalam menunjang kesejahteraan manusia.

Namun demikian, menumbuhkembangkan kesadaran kolektif dalam merawat dan menjaga kelestarian lingkungan bukanlah hal mudah. Untuk itu, perlu pendekatan bertahap, terkonsep, terintegrasi dan sistematis di semua lapisan masyarakat, baik ditingkat nasional maupun desa.

Demikian diungkapkan aktivis perempuan Hari Putri Lestari dalam kegiatan menanam 1.500 bibit pohon di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI), tepatnya di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Minggu (26/3/2017).

Kegiatan bertajuk “Gerakan Nusantara Tanam Pohon, Merawat Bumi Merawat Kebhinnekaan” ini melibatkan┬áberbagai elemen masyarakat dan Komunitas Lintas Iman yang tergabung dalam Forum Masyarakat Gresik Pecinta Keberagaman (Formagam), Rumah Bhinneka Tunggal Ika, Pemda Gresik, perusahaan/BUMN, serta seluruh lapisan masyarakat di Gresik.

“Penanaman pohon ini sengaja di lakukan di pantai pesisir Panceng karena daerah tersebut masih banyak yang gersang,” kata Putri.

Dia menjelaskan, “Gerakan Nusantara Tanam Pohon” menandai babak baru kesadaran lingkungan. Untuk itu, perlu terus digagas, didorong, dan diimplementasikan dalam wujud aksi massa agar menjadi tradisi sehat yang dapat diwariskan secara turun temurun.

Adapun jenis pohon yang ditanam, 70% di anyaranya jenis pohon kayu. Sedangkan sisanya pohon serbaguna, seperti pohon Tanjung, Kenari, Glodokan Tiang, Sirsak, Mahoni, Mindi dan lainnya. Selain perwakilan lintas agama, kegiatan ini juga diikuti perwakilan organisasi, Komandan Kodim 0817 Gresik dan Muspika Panceng.

Siswanto, salah satu warga Gresik yang ikut menanam pohon mengaku salut dengan kekompakan lintas agama dan organisasi, sehingga bisa melakukan gerakan tanam pohon tersebut menjadi salah satu ikhtiar dalam merawat dan melestarikan lingkungan yang sehat.

“Juga ikhtiar menuju kehidupan yang damai dalam lingkup Bhinneka Tunggal Ika sebagai bagian dari misi kebangsaan yang rahmatan lil alamin,” ucap Siswanto. (amn)