FSPMI Khawatirkan Pabrik Smelting Tanpa 309 Pekerja Mogok

0
103 views
Pengurus Serikat Pekerja FSPMI PT Smelting di Kantor Komunitas Wartawan Gresik. (Foto: BG/Kurniawan)

BeritaGresik.com – Serikat Pekerja Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SP-FSPMI) mengkhawatirkan kondisi pabrik PT Smelting pasca mogok kerja 309 karyawannya yang berujung pada tindakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Ketua Serikat Pekerja FSPMI Zaenal Arifin menilai, kondisi pabrik yang mengolah biji tembaga ini membahayakan, karena sebagian besar karyawan yang melakukan mogok kerja terdiri atas karyawan yang memiliki skill dan mengetahui secara persis kondisi mesin di areal produksi pabrik.

“Bahaya, bisa terjadi kebocoran gas SO2 (beracun) atau bahkan terjadi ledakan. Kalau PT Smelting meledak, dampaknya bisa luar biasa. Sebab, ledakannya bisa sampai jarak 3 km. Petrokimia dan warga sekitar bisa terkena dampak ledakan,” kata Zainal di Kantor KWG, Minggu (26/2/2017).

Selain itu, pabrik yang rencananya akan beroperasi pada 1 Maret mendatang dikatakan tidak akan bisa berproduksi dengan baik, karena operasinya dilakukan oleh karyawan di luar 309 karyawan yang mogok kerja.

“Bisa dipaksakan, tapi kami tak menjamin bisa berjalan baik. Malah justru sebaliknya bisa terjadi ledakan tadi,” ucapnya.

Namun, pihak manajemen PT Smelting belum bisa dikonfirmasi terkait rencana beroperasinya pabrik pada 1 Maret menadatang. (wan)