Gelombang Laut Bawean Mengganas, Dua Perahu Tenggelam

0
74 views
Iluatrasi kapal tenggelam

BeritaGresik.com –¬†Ganasnya ombak di laut Bawean, Kabupaten Gresik, akhir-akhir ini telah menenggelamkan dua kapal layar motor, istilah untuk perahu yang terbuat dari kayu. Peristiwa dua perahu karam di laut Bawean itu terjadi dalam sepekan ini.

Kejadian pertama menimpa perahu penuh muatan 700 tabung LPG dan bensin pada Selasa (22/8) kemarin. Perahu milik H. Rus asal Tambak itu diketahui berlayar dari Sepolo Madura dan tenggelam di perairan Bawean setelah dihempas gelombang laut.

Perahu tersebut dikabarkan menabrak karang, sehingga muatannya tumpah ke laut. Sementara kapten kapal tersebut diketahui bernama Niman. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan selueuh ABK dalam keadaan selamat.

Sementara tadi siang, Kamis (24/8/2017), kapal layar motor Fadli Indah milik Rosidi asal Pateken Kecamatan Sangkapura Bawean, Kabupaten Gresik, dikabarkan tenggelam di perairan laut Pulau Bawean.

Perahu berangkat dari Pelabuhan Rakyat Gresik menuju Bawean Kamis dini hari. Kapal barang ini diduga tenggelam akibat hantaman gelombang laut Bawean. Apalagi, menurut BMKG gelombang laut Bawean per 24 Agustus mencapai 3 meter.

Beruntung seluruh awak kapal yang berjumlah enam orang, selamat. Antara lain Sudirman, Sodikin Prabto, Hidayat dan Pak Mat. Selain mengangkut tabung LPG, semen dan perabot rumah tangga, KLM tersebut juga mengangkut sepeda motor.

Semua ABK diselamatkan kapal pencari ikan asal Brondong Paciran. Saat berita ini ditulis, para korban kapal yang tenggelam masih di atas perahu yang menolong.

Buruknya cuaca laut di perairan Bawean saat ini dibenarkan oleh Nanang Afandi, Humas Syahbandar Gresik. Berdasarkan data BMKG, hari ini dan besok gelombang masih 3 meter, semengara tanggal 26 hingga 28 Agustus mencapai 3,5 meter.

“Karena itu, demi keselamatan kapal, barang dan penumpang, maka pelayaran dari Gresik ke Pulau Bawean untuk sementara tidak beroperasi. Termasuk untuk Kapal jenis KLM,” tegas Nanang. (amn)