AMP Extension page

Gawat, Marak Aktivitas Pembalakan Liar di Hutan Bawean

Salah satu bekas pembalakan liar di kawasan hutan konservasi Bawean

BeritaGresik.com – Warga Bawean dihebohkan dengan maraknya aktivitas penebangan kayu secara ilegal di kawasan hutan Konservasi Pulau Bawean kabupaten Gresik.

Tak tanggung-tanggung puluhan gelondongan kayu jenis Sonokeling kualitas super ini bergelimpangan di hutan yang tak jauh dari desa Diponggo dan desa Kepuh Teluk kecamatan Tambak.

Temuan BeritaGresik.com di lapangan mengindikasikan aktivitas pembalakan liar kayu berjenis Sonokeling ini belum terlalu lama ditinggal oleh pelakunya, indikasi ini terlihat dari beberapa potongan bekas tebangan yang masih baru serta beberapa potongan kayu gelondongan yang sudah dipotong-potong masih terlihat bersih.

Dikonfirmasi via seluler Kepala RKW BKSDA Bawean Nur Syamsi membenarkan adanya aktivitas penebangan hutan secara liar di Bawean berdasarkan laporan petugasnya di lapangan. Bahkan pihaknya sudah mengetahui siapa aktor dibalik kegiatan yang lazim disebut illegal logging ini.
“Iya benar, saya juga mendapat laporan dari petugas lapangan kalau ada penebangan liar itu dan siapa-siapa pelakunya, tapi saya sekarang masih di Jawa, “kata Nur Syamsi, Selasa (24/07/2018).

Untuk itu, menyikapi maraknya pembalakan liar di hutan Bawean, Nur Syamsi mengaku masih akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menentukan langkah apa yang harus diambil.
“Nanti kalau saya pulang, kita akan duduk bareng bagaimana jalan keluarnya, “imbuhnya.

Selaku pimpinan RKW BKSDA Bawean, Nur Syamsi sangat menyayangkan tindakan  pencerobohan hutan ini, apalagi kat Nur Syamsi lokasi penebangan liar tidak terlalu jauh dari pemukiman warga.
“Iya saya juga heran kemana petugas saya yang mengawasi kawasan itu, kok bisa kecolongan seperti ini, “tandasnya. (abr)

No Response