Petrokimia Gresik Gelar Jambore Petani Muda

0
58 views
Petrokimia Gresik Petani Muda I pada 24-25 Juli 2017 di Wisma Kebomas, Gresik. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Sebagai salah satu perusahaan BUMN, PT Petrokimia Gresik (PG) yang notabene anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero), menggelar Jambore Petani Muda I pada 24-25 Juli 2017 di Wisma Kebomas, Kabupaten Gresik.

Pagelaran Jambore Petani Muda ini juga merupakan kelanjutan dari Jambore Nasional Pelatihan Anak Tani Remaja (PATRA) yang telah digelar sejak 2014.

Direktur Utama PG Nugroho Christijanto mengatakan, bahwa perusahaan memiliki komitmen dan arah kebijakan yang berorientasi pada pertanian masa depan.

“Setiap tahun kami selalu mengusung tema regenerasi petani. Karena isu ini sangat relevan dengan kondisi Indonesia dan hal itu perlu menjadi perhatian serius oleh seluruh pihak terkait,” kata Nugroho, Senin (24/7/2017).

Menurut dia, rendahnya peminat dan pendapatan serta banyaknya petani Indonesia yang berusia lebih dari 45 tahun atau sekitar 61% membuat PG tergerak untuk mengadakan pagelaran ini. Seperti di kutip dari data Sensus Pertanian 2013, jumlah rumah tangga petani turun 20% dari 79,5 juta (sensus 2003) menjadi 63,6 (turun 15,6 juta rumah tangga).

Adapun menurut kajian Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata pendapatan rumah tangga petani hanya Rp 14 juta per tahun. Rendahnya pendapatan ini di sebabkan panjangnya rantai tata niaga pertanian, rendahnya tingkat pendidikan petani dan usia menyebabkan rendahnya pemanfaatan teknologi pertanian.

“Oleh karena itu, sebagai perusahaan milik negara yang bergerak di bidang pertanian kami memiliki kewajiban moral untuk terus mendukung regenerasi petani dan menarik minat generasi muda untuk mau menjadi petani sukses. Itu harus dibarengi pengetahuan dan kompetensi agar dapat mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Untuk mendukung Jambore Petani Muda, PG menghadirkan sejumlah narasumber sukses dan inspiratif di bidang pertanian. Diantaranya Helianti Hilman, pendiri CEO PT. Kampung Kearifan Indonesia yang saat ini telah membina 50ribu petani dan 2ribu pengolah produk pertanian serta Imam Soejono pendiri PATRA di Bonfowoso Jawa Timur pada tahun 2014 yang saat ini komunitasnya telah tersebar di 28 Kabupaten dari 14 Provinsi.

Pagelaran ini dihadiri 100 peserta, Jawa Timur 30 orang, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta 20 orang, Jawa Barat dan Banten 10 orang, Sumatera 5 orang, Kalimantan 5 orang, Sulawesi 5 orang, Bali, NTB, dan NTT 5 orang serta 20 alumni program Petro Muda Masuk Desa (PMMD). (wan)