Jika Harus Pindah, Ini Permintaan PKL Alun-alun Gresik

0
123 views
Pedagang masih tetap berjualan di Alun-alun Gresik. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Alun-alun Gresik ke Jalan Notoprayitno, Gresik, yang sedianya dilakukan hari ini, Senin (24/7/2017), nampaknya tak digubris oleh para pedagang.

Terlihat beberapa penjual dan penjaja makanan masih nekat berjualan di dalam Alun-alun Gresik. Padahal, beberapa bagian luar kawasan Alun-alun sudah mulai dikelilingi oleh penutup seng lantaran sebagai persiapan Revitalisasi Alun Alun.

Ketua Paramaniaga Pedagang Alun-alun Gresik (PPAG) Mohammad Yasin menyatakan, pedagang enggan pindah lantaran rapat antara pemerintah bersama Forum Masyarakat Peduli Cagar Budaya dan PPAG beberapa waktu lalu tidak ada kepastian yang jelas atau mengambang.

“Dikarenakan dalam rapat koordinasi tersebut tidak ada berita hasil rapat, notulensi rapat, serta penyepakatan bersama terkait hasil rapat koordinasi,” kata Yasin, melalui release, Senin (24/72017).

Jika harus dipindah, PPAG meminta agar ada penataan yang manusiawi, seperti adanya kesepakatan bersama antara PKL, Bupati, dan PT Semen Indonesia sebagai pemilik lahan tempat relokasi. Kemudian, kesepakatan itu dicatatkan ke notaris.

Selain itu, PPAG meminta adanya sosialisasi terlebih dulu kepada masyarakat di wilayah Notoprayitno dari tingkat kelurahan, kecamatan, sehingga tidak terjadi konflik horizontal. PPAG juga meminta disiapkan fasilitas umum berupa air dan kamar mandi Umum.

Terkait revitalisasi Alun-alun Gresik, PPAG menekankan adanya redesain atau gambar ulang yang disepakati oleh masyarakat Gresik secara umum, khususnya bagi pihak-pihak yang berdampak langsung.

“Selain itu, kami meminta untuk membentuk tim khusus pelaksanaan revitalisasi alun alun Gresik seperti yang disampaikan oleh perwakilan Masjid Jami’ terdiri dari para Ulama, serta masyarakat peduli cagar budaya,” pungkasnya. (wan)