Wah, Lima Kendaraan Dinas Pemkab Gresik Tak Lolos Uji Emisi

0
74 views
Uji emisi kendaraan bermotor di halaman Kantor Bupati Gresik Selasa (23/5/2017). (Foto: BG/as

BeritaGresik.com – Setelah Bupati Gresik Sambari Halim memeriksa fisik kendaraan dinas dua minggu lalu, kali ini Pemkab Gresik melakukan uji emisi kendaraan bermotor di halaman Kantor Bupati Gresik Selasa (23/5/2017).

Di antara kendaraan dinas yang dilakukan uji emisi adalah mobil dinas Bupati. Setelah diperiksa gas buangnya, kendaraan dinas Bupati berplat nomer W 1 B itu dinyatakan baik dan mendapat tempelan sticker lulus uji emisi dari petugas Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Gresik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sumarno didampingi Kabag Humas Suyono mengatakan, uji emisi bagian dari program pengendalian Pencemaran dan perusakan lingkungan hidup. “Ini untuk mendukung program langit biru dari Kementerian Lingkungan Hidup,” kata Sumarno.

Saat itu, ada 125 Kendaraan Dinas Pemkab Gresik yang diperiksa. Setelah melakukan pemeriksaan pada emisi gas buangnya, ternyata lima kendaraan dinas dinyatakan tidak lolos uji emisi. Masing-masing 2 kendaraan dinas berbahan bakar bensin dan 3 kendaraan dinas berbahan bakar solar.

“Kami merekomendasikan untuk perbaikan, agar kendaraan tersebut tidak mencemari udara,” katanya.

Parameter yang dipakai sebagai batasan pemeriksaan yaitu, untuk kendaraan berbahan bakar bensin pembuatan 2007 keatas gas buang Carbondioksida (CO) angka maksimal 1,5 dan gas Hidrocarbon (HC) angka maksimal 200. Kendaraan pembuatan dibawah tahun 2007 angka maksimal CO 4,5 dan HC 1200.

Untuk kendaraan berbahan bakar solar tahun 2010, BLH membatasi gas buang opasita. Untuk kendaraan pembuatan tahun 2010 nilai opasitas maksimum 50, sedangkan kendaraan dengan pembuatan  dibawah tahun 2010 nilai opasitas maksimum tak boleh lebih dari nilai 70.

Sumarno mengakui, meski dari jumlah kuantitas yang diperika tidak terlalu berpengaruh dibanding jumlah kendaraan yang ada, namun Sumarno berpendapat bahwa hal ini untuk memotivasi masyarakat agar selalu rutin melakukan pemeriksaan kendaraannya secara rutin dan berkala.

Kedepan pihaknya akan melaksanakan uji emisi lebih intensif. “Kalau bisa setahun dua kali atau lebih serta bisa menguji lebih banyak kendaraan. Sehingga gemanya bisa lebih bergaung dimasyarakat serta uji emisi kendaraan bermotor ini bisa menjadi kebutuhan yang harus dilaksanakan bagi pemilik kendaraan” pungkasnya. (sdm/as)