Polda Jatim Gerebek Gudang Elpiji Oplosan di Gresik

0
83 views
Dua gudang elpiji oplosan di Gresik digerebek polisi. (Foto: BG)

BeritaGresik.com – Kepolisian Daerah Jawa Timur melakukan penggrebekan dua gudang elpiji oplosan yang berlokasi di Desa Dungus, dan Desa Domas, Kabupaten Gresik, Rabu (24/5/2017).

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, dalam penggerebekan di dua lokasi itu, polisi mengamankan dua pelaku masing-masing berinisial KH (45) dan P (35). Keduanya diduga melakukan tindak pengoplosan elpiji.

“Ada pengalihan jenis subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi rakyat tidak mampu namun dialihkan, yakni pengoplosan dari elpiji 3 kg ke elpiji 12 kg dan 50 kg atau elpiji nonsubsidi,” kata Kombes Pol Frans.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pelaku meraup untung besar dari praktik ilegal itu. Bahkan, dalam sehari pelaku mampu mengoplos sebanyak 4.000 tabung elpiji, dengan keuntungan antara Rp40 juta hingga Rp70 juta per hari.

Selain mengamankan dua terduga pelaku, polisi juga tengah memeriksa sekitar 15 orang terkait praktik terlarang itu. “Untuk saat ini juga ada sekitar 15 orang kami periksa terkait kegiatan ilegal tersebut,” ujarnya.

Sementara modus yang dilakukan, pelaku P bertugas membeli elpiji subsidi 3 Kg dari agen resmi PT Satria Birawa dan SPBE di wilayah Krikilan Driyorejo Gresik. Kemudian, barang itu dikirim ke KH untuk dipindahkan ke ukuran12 kg dan 50 kg.

Hasil pemindahan dikirim dan didistribusikan kepada sejumlah pelanggan yang ada di wilayah Jatim dan luar pulau.

Selain dua pelaku, polisi mengamankan sebanyak 2.061 tabung berbagai ukuran, 70 buah selang regulator, 10 balok es batu, dan 300 segel tabung elpiji dan tiga unit truk pengangkut distribusi tabung.

Pelaku ditjerat pasal 53 ayat b, c, dan d UU No. 22 Tahun 2011 tentang Minyak dan Gas Bumi mengenai pengangkutan, penyimpanan dan niaga minyak bumi dan Gas Bumi tanpa izin, dengan ancaman pidana empat tahun penjara dan denda 40 miliar. (ant/as)