Agar Tak Diselewengkan, Polisi Ikut Awasi Dana Desa di Gresik

Penandatanganan MoU antara Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito di WEP Gresik, Rabu (22/11/17). (Foto: Humas Polres Gresik)

BeritaGresik.com – Pemerintah Kabupaten Gresik dan Polres Gresik sepakat menjalin kerjasa sama pengawasan, pencegahan dan penanganan permasalahan dana desa. Hal ini dilakukan agar dana desa yang jumlahnya cukup besar tak diselewengkan.

Kesepakatan kedua belah pihak ditandai dengan penandatanganan MoU antara Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito di Wahana Ekpresi Pusponegoro (WEP) Gresik, Rabu (22/11/17) kemarin.

Penandatangan itu turut disaksikan oleh para kepala desa di Kabupaten Gresik. Bupati Gresik Sambari mengatakan, kerja sama ini diperlukan untuk mencegah terjadinya tindak penyelewengan, sehingga dana desa bisa dimanfaatkan dengan tepat.

“Jumlah dana desa yang diterima Kabupaten Gresik sebesar Rp 262 milliar. Sedangkan Jumlah Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 110,83 miliar. Kita jaga bersama agar pembangunan melalui pinggir bisa berjalan sesuai dengan program Nawacita Presiden,” kata Sambari.

Penandatanganan nota kesepahaman Pemkab dan Polres Gresik ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama Polri dengan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito mengatakan, bahwa Bhabinkamtibmas nantinya yang akan menjadi garda terdepan dari pihak kepolisian dalam melakukan pencegahan, pengawasan dan pengawalan dana desa.

“Saya khusus pesankan kepada Bhabinkamtibmas Polres Gresik dan seluruh jajarannya agar MoU ini jangan untuk menakuti-nakuti, justru kita harus ikut bersama sama membangun desa. Kalau ada indikasi penyimpangan, harus dicegah dulu. Penegakan hukum pilihan terakhir,” tegas Kapolres Gresik. (as)

No Response