Dituduh Kumpul Kebo, Ibu Paruh Baya di Bawean Babak Belur Dihajar Massa

0
535 views
Peristiwa pengeroyokan terhadap ibu paruh baya di Pulau Bawean. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Tragis nasib yang menimpa Rafila, wanita paruh baya asal Pulau Gili, Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura Bawean, Kabupaten Gresik. Wanita itu babak belur karena dihajar oleh warga setempat.

Kejadian bermula saat Rafila (40), sedang mencuci baju di rumahnya, Jumat (21/7/2017). Tiba-tiba usai sholat Jumat, datang segerombolan warga dengan membawa berbagai senjata seperti golok, clurit, rantai dan lainnya menyatroni rumahnya.

Melihat ada gerombolan warga mendatangi rumahnya dengan membawa senjata, korbanpun panik. Kemudian, korban dihajar beramai-ramai oleh warga setempat hingga babak belur.

“Saya tidak tahu rencana mereka, saat nyuci baju di rumah tiba-tiba saja datang orang-orang itu dan langsung mengeroyok saya,” tutur Rafila, Minggu (23/7/2017).

Dari cerita sejumlah saksi, kejadian itu dipicu lantaran Rafila dituding oleh warga setempat tinggal satu rumah bersama laki-laki yang belum menikah secara sah di Kantor Urusan Agama (KUA).

“Mereka dituduh kumpul kebo karena belum menikah di kantor KUA, tapi baru-baru ini mereka sudah dinikahkan pada kiai kampung disaksikan sejumlah tokoh warga Pulau Gili seperti Kasun, Ketua RW, ketua RT dan lainnya”, teràng Dasuli, kerabat korban

Usai kejadian, korban pun langsung melaporkan kasus penganiayaan pada dirinya ke kantor Polsek Sangkapura.

Kanit Reskrim Polsek Sangkapura Aiptu Basuki membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut. Pihaknya bahkan telah memeriksa sejumlah saksi. “Saksi masih tiga (orang-red), korban juga sudah divisum,” pungkasnya singkat. (abr)