Kepala Desa Tambak Tolak Audiensi Terbuka Dengan Warga

0
829 views
Sejumlah warga terlihat di Kantor Balai Desa Tambak, Senin (23/5/2016). (Foto: BG/Gfr)
Sejumlah warga terlihat di Kantor Balai Desa Tambak, Senin (23/5/2016). (Foto: BG/Gfr)

BeritaGresik.com – Kepala Desa Tambak Sundusiyah, menolak audiensi terbuka dengan warga terkait kasus penjualan tanah pasar desa Tambak yang diduga dilakukan mantan kepala desa Tambak sebelumnya, yang juga suaminya sendiri.

Pertemuan antara warga dengan Kepala Desa Tambak yang rencananya digelar hari ini, Senin (23/5/2016), di Kantor Balai Desa Tambak merupakan lanjutan dari audiensi sebelumnya. Saat itu kepala desa sedang berhalangan hadir.

Ketika warga sudah mulai berdatangan ke Balai Desa, Sundusiyah menolak jika audiensi dilakukan secara terbuka. Dia hanya meminta lima perwakilan dari warga asli desa Tambak untuk audiensi secara tertutup di dalam kantor desa.

“Ini kan masalah Desa Tambak, jadi yang harus tahu hanya orang Tambak saja. Kalau ngajak orang di luar, berarti ada indikasi tidak baik,” kata Sundusiyah.

Saat itu perwakilan warga hanya dua orang, yaitu Sekretaris Aksi Muhammad Haris dan Musbir perwakilan warga. Namun, Haris menolak permintaan audiensi tertutup, menurutnya warga juga ingin tau duduk permasalahannya.

“Sesuai undang-undang keterbukaan informasi publik, jadi warga juga ingin tahu masalahnya seperti apa, kalau tertutup seperti ini warga di luar kan gak tahu,” ucap haris menanggapi keinginan kepala desa agar dilakukan tertutup.

Karena permintaan audiensi terbuka tidak dikabulkan kepala desa, warga akhirnya membawa masalah penjualan tanah pasar ke Kecamatan Tambak. Mereka kecewa dengan sikap yang ditunjukkan oleh kepala desa Tambak.

“Ini sudah tidak menujukkan transparansi, sperti kita ketahui ini kan negara demokrasi, jadi masyarakat perlu mendengar dan tahu apa yang menjadi tuntutan supaya masyarakat paham duduk masalahnya” ujar Zainal Arifin, warga Desa Tambak. (gfr)