Penumpang Keluhkan Minimnya Jatah Tiket Kapal DLU Tujuan Pulau Bawean

0
94 views
Kapal Satya Kencana III milik PT DLU. (Foto: Dok. BG)

BeritaGresik.com –┬áRatusan calon penumpang kapal Satya Kencana III tujuan Bawean mengeluhkan sedikitnya jatah tiket yang dijual pihak PT Dharma Lautan Utama. Akibatnya, mereka yang sudah lama antri di loket penjualan di Jalan Perak Timur 512/B 7-8 Surabaya, pulang dengan wajah kecewa begitu mendengar pihak DLU menyatakan tiket sudah habis.

Mazlan (35), salah satu calon penumpang yang ikut antri untuk membeli tiket kapal ke Pulau Bawean mengaku mendapatkan nomor antrian13, belum sampai gilirannya tiket sudah dinyatakan habis oleh petugas.
“Kemaren saya pegang nomor 13, tapi belum sampai giliran saya saja katanya tiket sudah habis,” keluh Mazlan, Minggu (22/4/2017).

Tak puas dengan pernyataan pihak DLU, keesokan harinya, Minggu (23/4), Mazlan yang merupakan salah satu rombongan dari Malaysia ini kembali mendatangi loket penjulan tiket DLU. Namun, ia kembali dengan tangan hampa setelah mendengar penjelasan petugas bahwa tiket sudah habis.

“Sekarang ini saya datang lagi, siapa tahu masih ada tiket, tapi kata petugas loketnya tiket ke Bawean sudah tidak ada, sudah habis,” imbunya.

Sayangnya, sejauh ini pihak PT DLU tidak bisa memberikan kepastian berapa kapasitas muatan untuk calon penumpang jurusan Pulau Bawean. “Sesuai pengumuman yang saya sebarkan, tiket dijual sesuai kapasitas kapal, nanti saya cek dulu, kalau kelebihan muatan bagaimana, kan bisa tidak diberangkatkan, “tarang Rizal pegawai PT DLU ketika dihubungi beritagresik.com.

Menanggapi hal itu, Ketua Pemuda Bawean Gresik (PBG) R Zakaria meminta agar Pemkab Gresik, khususnya Dinas Perhubungan cepat tanggap atas persoalan transportasi laut Gresik-Bawean. Harusnya, kata pria yang akrab disapa Jaka ini, pemerintah menyiapkan sejak jauh hari begitu kapal akan docking.

“Operator kapal yang melayani lintas Gresik-Bawean, mestinya kan sudah mengirim surat pemberihuan akan docking sejak jauh hari, harusnya dipersiapkan langkah atisipasinya,” tegas Jaka.

Dia mencontohkan, saat ini kapal Natuna Ekspres menyatakan sudah siap untuk melayani penyeberangan Gresik-Bawean, hanya saja masih menunggu izin. “Saya dengar natuna sudah siap, hanya nunggu trial, dalam kondisi seperti harusnya bisa dipercepat,” pungkasnya. (abr)