Dikawal Ketat, Cuma 1 Peserta Lolos Tes Perangkat Desa Tambak

Tes Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P3D) di desa Tambak, Kecamatan Tambak Bawean, Gresik. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Setelah sempat diprotes karena terindikasi adanya praktik curang, pelaksanaan tes Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P3D) di desa Tambak, Kecamatan Tambak Bawean, Gresik, digelar dengan pengawalan ketat.

Tes tulis yang diselenggarakan di gedung SMANU Islamiyah Tambak, Minggu (22/4/2018), itu mendapat pengawalan langsung dari Muspika Tambak, baik dari unsur petugas kecamatan, Koramil dan juga pihak kepolisian Polsek Tambak.

Camat Tambak Fatah Hadi mengatakan, pelaksanaan tes perangkat desa Tambak dilaksanakan secara transparan untuk mengcegah adanya kecurangan dan praktik KKN. Ia pun memastikan tidak ada kecurangan dalam proses seleksi tersebut.

Menurut Fatah, proses distribusi soal ujian dikawal langsung oleh pihak muspika dan mendapat pengawalan ketat dari pihak koramil dan kepolisian, serta perwakilan peserta dan sejumlah tokoh masyarakat.

Begitu soal tes ujian tiba di pelabuhan Sangkapura Bawean, terang Fatah, lembar soal langsung dibawa ke sel tahanan kantor Polsek Tambak. Sedangkan kunci sel dipegang langsung oleh Danramil Tambak dan perwakilan peserta tes.

“Begitu soal datang langsung dijemput ke pelabuhan Sangkapura, dikawal pihak kepolisian dan koramil, kemudian langsung masuk sel tahanan polsek Tambak,” jelas Fatah.

Lembar soal tes tersebut baru dijemput bersama-sama sesaat menjelang pelaksanaan tes perangkat desa. Hal itu dilakukan untuk memastikan tes dilakukan secara jujur dan transparan.

Tak hanya itu, tahapan koreksi soal juga dilaksanaan satu persatu dan disaksikan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan tes perangkat desa Tambak. “Hasil ujian juga dikoreksi satu per satu, sehingga betul-betul transparan,” imbuhnya.

Panjaringan dan Penyaringan Perangkat desa Tambak diikuti 19 peserta untuk mengisi tiga jabatan, yaitu Sekretaris Desa, Kaur Perencanaan dan Kasi Pelayanan. Alhasil, dari semua peserta yang ikut tes seleksi P3D tidak satu pun peserta yang lolos seleksi perangkat Desa Tambak.

Kemudian dilaksanakan tes tahap kedua, dan satu orang lolos menduduki posisi Kaur Perencanaan dengan nilai 66. Sementara dua posisi lainya, yaitu Sekdes dan Kasi pelayanan masih kosong. (abr)

No Response