Sambari Diminta Turun Tangan Atasi Kasus PHK di PT Smelting

0
215 views
Sejumlah karyawan korban PHK PT Smelting saat menemui KH. Nur Muhammad. (Foto: BG/Kurniawan)

BeritaGresik.com – Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 309 karyawan PT Smelting menyita perhatian banyak pihak. Langkah itu dikhawatirkan akan menambah angka pengangguran di Gresik yang hingga kini mencapai 4,5% atau sekitar 70.000 orang.

Karena itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto diminta turun tangan mengatasi masalah tersebut. Itu disampaikan tokoh agama di Gresik KH. Nur Muhammad saat didatangi puluhan karyawan korban PHK PT Smelting, Rabu (22/2/2017).

Selain Bupati, Kiai Nur juga meminta Ketua DPRD Kabupaten Gresik Abdul Hamid dan Ketua Kadin Gresik Lailatul Qodri dan instansi terkait agar tidak tinggal diam. Mereka diminta segera menuntaskan kasus PHK 309 karyawan PT Smelting.

“Teknisnya, Bupati harus secepatnya memanggil Presdir atau pimpinan tinggi di PT Smelting untuk menuntaskan kasus PHK 309 buruh tersebut. Kalau PHK ini terjadi akan memperpuruk kondisi pengangguran di Gresik,” kata Kiai Nur.

Gus Nur, panggilan akrabnya, optimistis persoalan PHK 309 karyawan segera tuntas jika pertemuan antara Bupati Gresik, Ketua DPRD Gresik dan petinggi PT Smelting terwujud. “Insya Allah para buruh akan dipekerjakan kembali,” ujarnya.

Pada kesempata itu Ketua FSPMI PT Smelting Zaenal Arifin, didampingi Wakil Ketua Ali Rifa’i dan enam orang temannya menyatakan, 309 karyawan PT Smelting terkena PHK lantaran menuntut haknya diberikan sesuai Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

“Kami mogok kerja karena hak-hak yang kita sepakati sesuai PKB tidak dipatuhi oleh manajemen,” kata Zaenal di saat bertandang ke pondok pesantren yang dipimpin Gus Nur, di Jalan Proklamasi Kecamatan Kebomas, Rabu (22/2/2017).

Sementara itu, Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kabupaten Gresik, Lailatul Qodri berjanji akan membantu memfasilitasi 309 buruh korban PKH PT Smeltin, agar bisa dipekerjakan kembali. “Kadin tidak akan tinggal diam,” ucapnya. (wan)