Peneliti Kumpulkan Bukti Bekas Kota Atlantis di Pulau Bawean

0
39 views
Penelusuran terhadap bekas kota Atlantis yang diyakini ada di Pulau Bawean. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Salah seorang peneliti bekas Kota Atlantis di Indonesia, Dhani Irwanto, berkunjung ke Pulau Bawean, Gresik. Ia berusaha mengumpulkan bukti-bukti bekas kota legenda yang diyakini berada di laut Jawa, tepatnya di Bawean.

Penelusuran di Pulau Bawean dilakukan di Desa Grejek, Kecamatan Tambak Bawean, Gresik. Di tempat itu ditemukan sebuah bongkahan batu yang diduga bekas arca. Sayanya, batu itu ditemukan sudah rusak di atas bukit desa Grejeg kecamatan Tambak.

Berada di ketinggian sekitar 180 meter di atas permukaan air laut, batu itu nyaris sudah tak menyerupai arca. Bahkan terlihat hanya seperti bongkahan batu alam biasa.

Di tempat itu, Kepala desa Grejeg Nur Syamsi mengatakan, bahwa dulunya batu itu berbentuk patung yang menyerupai manusia. Batu tersebut bertengger di puncak bukit menghadap ke arah laut.

“Dulu memang arca, persis menyerupai manusia, dan tidak ada yang tahu sejak kapan arca itu ada di situ,” kata Syamsi Senin (21/8/2017).

Dia menjelaskan, batu yang menyerupai arca itu mulai rusak baru-baru ini saja, diperkirakan sejak warga menggandrungi batu akik sekitar dua tahun yang lalu.
“Rusak baru-baru ini saja, pas waktu orang ramai-ramai cari batu akik,” jelasnya.

Melihat kondisi batu yang sudah rusak itu, Penulis buku Atlantis kota yang hilang ada di laut Jawa Dhani Irwanto sengat menyayangkannya, sehingga tidak menyisahkan petunjuk apapun di batu itu.

“Sayang sekali, tidak ada bekas pahatan atau petunjuk lainnya yang bisa kita identifikasi, “kata Dhani saat melihat kondisi batu di lokasi. (abr)