Revitalisasi Alun-Alun Gresik Tetap Dilanjutkan

0
266 views
Bupati Sambari dan Wabup Moh. Qosim memimpin sosialisasi revitalisasi Alun-Alun di hadapan tokoh masyarakat, ormas, dan elemen masyarakat lainnya. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Revitalisasi Alun-alun Gresik akhirnya disepakati untuk dilanjutkan. Keputusan itu diperoleh dari hasil pertemuan antara kiai, MUI, ormas dan elemen masyarakat lainnya bersama Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan Wabup Gresik Moh. Qosim di Kantor Bupati, Kamis (20/7/2017).

Setidaknya ada tiga kesepakatan yang disampaikan dalam rapat sosialisasi ulang proyek penataan Alun-alun Gresik itu. Antara lain, revitalisasi alun-alun tetap dilanjutkan, pemerintah segera merelokasi pedagang kaki lima (PKL) dan redesign gambar alun-alun.

Artinya, sebagian besar peserta yang hadir saat itu tidak merpersoalkan rencana revitalisasi alun-alun dengan sejumlah catatan. “Prinsipnya Pembangunan itu lebih baik. Ruang terbuka hijau tidak terkurangi dan PKL,” kata Kiai Haji Mansyur Shodiq.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik KH Khusnan Ali mengatakan, pihaknya setuju pembangunan sepanjang tidak keluar dari ketentuan yang ada, dan fungsi alun-alun tidak berubah. “Dan jangan sampai mandeg,” ujar KH. Khusnan.

Pernyataan senada juga disampaikan oleh perwakilan Muhammadiyah dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Sementara perwakilan dari Masjid Jami’ Gresik meminta agar gambar yang ada sekarang dolakukan desain ulang (redesign).

“Tidak ada jembatan yang menghubungkan antara alun-alun dengan Masjid Jamik Gresik, serta tidak ada bangunan lain yang menghalangi di depan masjid” ujar Ketua Takmir Masjid Jamik Gresik Ustadz Reza.

Revitalisasi alun-alun sebagai bagian dari penataan kota Gresik, merupakan program unggulan kepemimpinan Sambari-Qosim. Program pembangunan alun-alun tersebut tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Pertemuan atau sosialisasi ini dihadiri sekitar 100 orang. Hadir juga sejumlah kiai, pimpinan organisasi masyarakat, beberapa anggota Dewan, tokoh masyarakat, serta budayawan. Mereka sepakat revitalisasi alun-alun Gresik tetap dilanjutkan.

“Pemkab Gresik tidak mengalihfungsikan Alun-alun Gresik, melainkan merevitalisasi agar fungsinya lebih optimal. Alun-alun masih tetap ada, namun lebih ditata agar lebih indah dan representatif,” Ujar Suyono. (as)