Dua Kapal Tak Beroperasi, Pelayaran ke Pulau Bawean Tergangu

0
192 views
Pelabuhan Bawean Gresik. (Foto: Dok. Berita Gresik)

BeritaGresik.com – Setelah kapal Express Bahari 8E masuk docking atau perbaikan rutin, kali ini giliran kapal Gili Iyang mengalami kerusakan kemudi. Akibatnya, arus transportasi laut dari P3labuha  Gresik ke Pulau Bawean atau sebaliknya kembali lumpuh.

Pantauan di lapangan, Kamis (20/4/2017), sejumlah penginapan di sekitar pelabuhan Gresik mulai ramai dihuni colon penumpang yang hendak menyeberang ke Pulau Bawean. Penumpukan calon penumpang akan terjadi dalam beberapa hari ke depan jika tak segera ada kapal bantuan.

Sebelumnya, Pemkab Gresik melalui Dinas Perhubungan meminta bantuan kepada PT Dharma Lautan Utama (DLU) untuk mengangkut penumpang lintas Surabaya-Bawean, menyusul adanya kabar bahwa KMP Gili Iyang juga akan melakukan docking, sehingga transportasi laut Gresik Bawean mengalami kekosongan pelayaran.

Permintaan dishub Gresik tersebut sempat disanggupi oleh pihak PT DLU melalui surat jawaban dengan nomor 067/USH-OPS/DLU/IV/2017 pada tanggal 15 April 2017 dengan lampiran jadwal KM Satya Kencana III Gresik Bawean PP hingga 26 April 2017 mendatang.

Namun, pihak DLU membatalkan rencana tersebut setelah kapal KMP Gili Iyang sempat beroperasi kembali melalui pelabuhan Paciran-Bawean.

“Kemaren kami dari pihak DLU memang sudah siap membantu melayani penyebarangan Surabaya Bawean, tapi karena kapal sebelah sudah beroperasi akhirnya kami batalkan, dan untuk deviasi lagi tidak gampang, kami harus koordinasi dulu ke Jakarta, “terang Rizal pegawai PT DLU.

Sayangnya, KMP Giliiyang kembali mengalami kerusakan setelah satu kali PP melayani penyeberangan Bawean Paciran. Akibatnya transportasi laut Bawean Gresik kembali terancam kosong.

“Mohon maaf karena keruskan kemudi kapal besok tidak bisa diberangkatkan,” kata Kacap ASDP Paciran Herman Supriyadi kepada beritagresik.com melalui pesan singkat.

Melalui pesan seluler Kabid Angkutan Dishub Gresik Rony Subiyantoro hanya menjelaskan sampai saat ini masih menunggu selesainya perbaikan kapal Giliiyang. “Gili iyang nunggu mekanik dari batam, semoga hari Minggu sudah operasi, “tulis Rony singkat. (abr)