Bupati Sambari Sebut Angka Kemiskinan di Gresik Menurun

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dalam Rapat Koordinasi dan sinkronisasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kabupaten Gresik di Ruang Mandala Bakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Rabu (20/2/2019). (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyatakan, bahwa jumlah masyarakat miskin di Kabupaten Gresik terus menurun. Pada 2010 angka kemiskinan di Gresik 18%, tahun 2017 16,27% dan pada tahun 2018 tinggal 12,8%.

“Insyaallah pada akhir masa jabatan saya jumlah masyarakat miskin di Gresik bisa menjadi 9%. Untuk itu, saya mohon bantuan kepada seluruh camat, kepala desa dan lurah serta semua yang hadir di sini untuk membantu kami dalam menurunkan kemiskinan di Gresik,” ujar Sambari.

Hal itu disampaikan Bupati Sambari saat menghadiri Rapat Koordinasi dan sinkronisasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kabupaten Gresik yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Rabu (20/2/2019).

Selain Sambari, tampak Hadir Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, PLT. Kepala Dinas Sosial Gresik Abuhasan, Kapolsek di Jajaran Polres Gresik serta para Satuan Tugas Pendamping program PKH dan Bantuan Sosial di Kabupaten Gresik.

Di kesempatan itu, Sambari berharap agar penyaluran BPNT di Kabupaten Gresik betul-betul tepat sasaran.

“Saya sangat berterimakasih kepada Badan Pusat Statistik yang telah memberikan data kepada kami tentang jumlah masyarakat yang perlu dibantu. Namun toh demikian, bahwa dalam penyaluran bantuan apapun termasuk BPNT ini pasti ada kendala dilapangan. Saya berharap agar bantuan ini tepat sasaran sesuai data yang ada,” kata Sambari.

Kapolres Gresik yang juga memberikan sambutan dalam mengatakan, bahwa penyaluran BPNT tak cujup hanya tepat sasaran, tapi juga harus tepat waktu, tepat jumlah, tepat harga, tepat kualitas dan tepat administrasi yang disebut 6T.

“Kami Polres Gresik siap mengamankan semua bantuan sosial sesuai nota kesepahaman (MoU) antara Polri dan Kemensos di Mabes Polri. Untuk itu kami akan membentuk Satgas Pam Bansos, yaitu mengamankan bantuan sampai kepada penerima,” tegas Kapolres.

Sementara PLT Kadinsos Gresik Abuhasan mengatakan, bahwa jumlah penerima BPNT se Kabupaten Gresik mencapai 91.202 keluarga. Sedangkan jumlah penerima PKH sebanyak 49.201 keluarga.

“Penerima BPNT ini setiap bulan menerima beras sejumlah 10 kilogram atau bisa juga beras dan telur sesuai kesepakatan dengan jumlah nominal sebesar 110 ribu rupiah. Penerima BPNT adalah seluruh penerima PKH ditambah keluarga lain yang sudah terdaftar dari pusat,” papar Abuhasan. (sdm/abr) 

No Response