Kasatlantas Apresiasi Kesadaran Warga Bawean Memiliki SIM

0
376 views
Ujian praktik pembuatan SIM di alun-alun Sangkapura Bawean, Gresik. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Memasuki hari ketiga ujian pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jum’at (20/01/2017), yang digelar Satlantas Polres Gresik masih diserbu oleh ratusan peserta.

Seperti sebelumnya, kali ini petugas Satlantas Polres Gresik melakukan serangkaian ujian tes praktik bagi para peserta yang ditempatkan di alun-alun Kecamatan Sangkapura, Bawean.

Namun, pelaksanaan ujian SIM di Bawean kali ini tak semulus yang dibayangkan. Banyak peserta yang gagal, terutama saat menjalani ujian tes praktik lantaran belum terbiasa berlatih melalui alat simulasi.

Selain itu, tak sedikit pula peserta yang terpaksa tidak bisa mengikuti ujian pembuatan SIM lantaran tidak kebagian nomor antrian. Hal itu disebabkan membludaknya peserta pemohon SIM.

Karena itu, warga di Pulau Bawean meminta agar kedepan ujian pembuatan SIM di sana dilaksanakan per kecamatan. Dengan begitu, peserta yang mendaftar tidak terlalu membludak seperti sekarang.

Arifin (40), warga asal desa Tambak Kecamatan Tambak mengaku sudah dua hari mendatangi lokasi pendaftaran SIM, namun tidak bisa mendapatkan nomor antrian lantaran terlalu banyaknya peserta.

“Saya sudah dua kali ke sini, tapi belum dapat nomor antrian, lain kali seharusnya dilakukan per kecamatan saja, “ungkapnya.

Lain lagi yang dialami Masrohen (45), warga Pagerangan Desa Tanjungori. Dia mengaku jika tahun lalu sudah pernah ikut tes SIM di Satlantas Gresik, tapi gagal. Lalu ikut lagi di Bawean, ternyata belum juga beruntung.

Kendati begitu, semangatnya memperoleh SIM tidak lantas mengendor. Ia berjanji akan ikut lagi tes ke Gresik. “Karena saya sadar kelengkapan SIM bagi pengendara bermotor sangat penting,” kata Masrohen.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Gresik AKP Anggi Saputra menjelaskan, para peserta yang tidak kebagian nomor antrian adalah mereka yang tidak datang pada saat sosialisasi dan pembagian nomor antrian.

“Hari Selasa kita kan sosialisasi, nah di situ kita juga bagikan nomor antrian. Jadi yang tidak kebagian itu yang tidak datang saat sosialisasi. Saya tidak menyangka atas respon warga bawean,” ujar Kasatlantas.

Namun demikian, Kasatlantas berjanji akan mengagendakan kembali ujian SIM di Bawean dalam waktu dekat. “Ya nantilah kita agendakan lagi, “kata Perwira yag sudah tiga kali berkunjung  ke Bawean. (amn/abr)