AMP Extension page

419 Keluarga Tak Mampu di Gresik Terima Bantuan Stimulan Perumahan

Bupati Sambari menyerahkan bantuan stimulan perumahan kepada 419 keluarga tak mampu di gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro, Gresik, Kamis (19/7/2018). (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman menyerahkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi keluarga kurang mampu sebanyak 419 penerima bantuan.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Gresik Achmad Washil.

Kegiatan tersebut dilangsungkan di gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro hari ini, Kamis (19/7/2018). Kegiatan ini dihadiri 419 penerima bantuan program Gakin yang bersumber dari dana APBD serta 146 penerima bantuan program DAK yang bersumber dari bantuan pemerintah pusat atau APBN.

Menurut Achmad Washil, penyerahan bantuan stimulant perumahan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas rumah yang dinilai kurang layak huni.

“Tahun ini pemerintah daerah mengalokasikan anggaran melalui APBD sebesar Rp. 6,92 miliar rupiah dengan jumlah 419 penerima bantuan,” ujar Achmad Washil.

Masih menurut Washil, untuk dana APBN yang dialokasikan pemerintah pusat melalui program DAK diterima oleh 146 penerima bantuan dengan alokasi dana sebesar Rp. 2,19 miliar rupiah.

“Pola penyaluran untuk program Gakin akan diserahkan sepenuhnya kepada panitia pelaksana desa yang telah ditunjuk oleh masing-masing desa dan pelaksnaaannya bersifat swakelola,” pungkas Washil.

Sedangkan penyaluran bantuan DAK, sambung Washil, dibagi menjadi 3 tahapan sesuai progress fisik. “Untuk tahap pertama ini kami serahkan 25 persen, tahap kedua 45 persen dan tahap ketiga 30 persen,” katanya.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto usai menyerahkan bantuan kepada masyarakat mengungkapkan bahwa, Pemerintah Kabupaten Gresik terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gresik.

“Kami sangat bersyukur lantaran tiap tahun selalu ada peningkatan pembangunan yang memberikan manfaat bagi warga kami, khususnya masyarakat yang kurang mampu atau berpenghasilan rendah,” ucap Sambari.

Sejak tahun 2016, Pemerintah Kabupaten telah memberikan bantuan pembangunan rumah kurang layak huni sebanyak 363 rumah. Sementara pada tahun 2017, telah diberikan bantuan pembangunan rumah kurang layak huni sebanyak 410 rumah dan tahun 2018 ini meningkat menjadi 419 rumah kurang layak huni.

“Oleh sebab itu, kami juga mengharap dukungan serta doa masyarakat Gresik agar semakin tahun semakin bisa meningkatkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” pinta Sambari. (iis/as)

No Response