Satpol PP Melempem, Bupati Gresik Turun Tangan Tertibkan Reklame Liar

0
125 views
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto terlihat turun langsung melakukan penertiban reklame liar. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mencopoti reklame yang dinilai melanggar estetika dan mengganggu keindahan kota, pagi tadi (19/6/2017). Bupati Sambari turun langsung memimpin pencopotan reklame yang melanggar Perda (Peraturan Daerah) yang terpasang di atas taman yang berlokasi di Jalan Wahidin Sudirohusodo.

Dalam kesempatan itu, Sambari terlihat geram dan marah karena taman yang harusnya menjadi pemandangan dan keindahan kota, malah dijadikan panggung reklame liar. Aksinya itu menjadi pusat perhatian warga sekitar yang melintas di dearah tersebut.

Tindakan itu dilakukannya lantaran menilai kinerja petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai pengawal dan penegak perda lamban dan tak becus dalam melakukan penertiban reklame yang melanggar aturan Perda.

(Foto: BG/As)

“Kenapa setiap ada pelanggaran kok tidak segera ditertibkan. Berkali-kali saya memberikan contoh bagi OPD untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tugas dan fungsinya,” kata Sambari.

Ia menyayangkan kinerja petugas Satpol PP yang harusnya menegakkan peraturan dan menindak pelanggaran Perda, tapi tidak dilakukan dengan semestinya. “Setiap ada pelanggaran yang sifatnya ditertibkan petugas Satpol PP, mesti saya yang turun duluan. Kan nggak seharusnya seperti ini,” ucap Bupati Sambari.

Karena itu, ia mengimbau kepada pemohon ijin reklame untuk mengikuti peraturan-peraturan yang ada. Kalau tidak, maka reklame-reklame itu akan segera dicopot. Menurutnya, aturan terkait pemasangan reklame sudah tertera jelas dalam peraturan daerah yang ada.

“Tolong pemasangan reklame itu dipasang ditempat yang benar sesuai aturan. Billboard, panggung reklame sudah disiapkan kok, jadi jangan dipasang di sembarang tempat. Apalagi di atas taman seperti ini,” tegas Bupati Sambari.

Kabag Humas pemkab Gresik Suyono membenarkan pencopotan reklame liar tersebut. Menurutnya, Bupati tak henti-hentinya melakukan pengawasan terhadap kinerja pegawainya maupun terhadap insfrastruktur yang ada di kabupaten Gresik, termasuk memberikan perhatian terhadap kawasan tata ruang.

“Pak Bupati tidak ingin membiarkan kotanya terlihat kumuh dan semrawut dan sekarang lagi gencar-gencarnya melakukan pengawasan tak segan-segan turun langsung untuk menertibkan,” kata Suyono. (iis/as)