Gapensi Jatim Keluhkan Lambannya Lelang Proyek di Gresik

0
64 views
Ketua DPD Gapensi Jatim Agus Gendroyono. (Foto: BG/Kurniawan)

BeritaGresik.com –¬†Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Jawa Timur mengeluhkan lambannya lelang proyek di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Gresik. Kondisi itu dinilai merugikan rekanan pemenang lelang.

“Rekanan kerap tidak mendapatkan cukup waktu untuk mengerjakan proyek,” kata Ketua Gapensi Jatim Agus Gendroyono didampingi Ketua Gapensi Gresik Rudi di kantor Gapensi Gresik komplek Perumahan Bunderasri, Kebomas, Rabu (19/4/2017).

Menurut dia, lambannya lelang proyek di Kabupaten Gresik sudah terjadi bertahun-tahun. “Saya katakan memakan korban, yakni para rekanan, sebab dengan persiapan waktu yang mepet, rekanan kerap kena penalti dan denda karena tak bisa menuntaskan pekerjaan setelah tutup buku (penggunaan anggaran),” ujarnya.

Bahkan setelah tutup buku, rekanan tersebut tetap diizinkan mengerjakan proyek dengan kurun waktu maksimal 50-60 hari dengan konsekuensi pembayaran proyek dilakukan saat APBD tahun berikutnya. “Itu pun baru bisa dibayar pada APBD Perubahan,” ungkapnya.

Agus pun membandingkan lelang proyek di sejumlah daerah, seperti Surabaya, yang selalu tepat waktu. “Kondisi ini karena pemerintah Surabaya selalu melakukan lelang lebih awal setelah APBD disahkan,” jelasnya.

Dia mencontohkan ketika APBD 2017 disahkan pada bulan November 2016, maka proses lelang proyek langsung dilakukan. “Di Surabaya untuk lelang proyek diberikan deadline. Maksimal bulan Februari setelah APBD disahkan semua lelang harus rampung,” terangnya.

Agus menduga hal ini terjadi karena pegawainya yang tidak mau melakukan perubahan kinerja atau faktor lain seperti kepala OPD kesulitan menunjuk PPK (pejabat pembuat komitmen). (wan)