Ini Penjelasan DKPP Gresik Soal Dugaan Pungli Bantuan Nelayan

0
341 views
Ilustrasi perahu nelayan

BeritaGresik.com – Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (DKPP) Gresik langsung memintai penjelasan pengurus Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Gresik terkait dugaan adanya pungutan liar (Pungli) bantuan mesin diesel dan jaring untuk nelayan di Gresik.

Usai dilakukan pertemuan di Kantor DKPP, yang dihadiri Ketua HNSI, Bendahara, beserta sekretarisnya, Kepala DKPP Gresik Langu Pandingara menjelaskan, bahwa tidak ada biaya administrasi Rp 500 ribu dalam pemberian bantuan nelayan Gresik.

“Tadi sudah dikumpulkan pengurus HNSI. Mereka mengaku tidak ada pungutan untuk biaya administrasi Rp 500 ribu dari nelayan yang menerima bantuan mesin diesel dari Kementerian Kelautan dan Perikanan,” kata Langu, Kamis (19/1/2017), dikutip Surya.

Namun, diakui jika ada uang bantuan dari nelayan untuk perbaikan sarana dan prasarana nelayan, yakni sebesar Rp 50 ribu. Uang tersebut, terang Langu, saat ini ada di kas Rukun Nelayan Dusun Sidorejo, Desa Campurejo, Kecamatan Panceng.

“Yang Rp 50 ribu itu uangnya masih ada di bendahara. Entah bagaimana nanti, kalau memang tidak boleh ya dikembalikan. Itu murni untuk pembangunan sarana nelayan sendiri,” jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah nelayan penerima bantuan mesin diesel perahu di Kecamatan Panceng, Gresik, mengeluhkan adanya penarikan uang administrasi Rp 500 ribu dan penarikan Rp 50 ribu bagi nelayan yang menerima bantuan jaring. (wan)