Puluhan Siswa Al Ibrah Gresik Upacara di Puncak Bromo

0
26 views
Puluhan siswa dan siswi Al Ibrah Gresik melakukan upacara bendera di puncak Bromo, Kamis (17/8). (Foto: Dik. Al Ibrah)

BeritaGresik.com – Pelaksanaan upacara bendera HUT RI ke-72 dirasakan berbeda bagi puluhan siswa SMPIT Al Ibrah Gresik. Jika biasanya digelar di halaman sekolah, namun kali ini mereka mengadakan upacara di puncak Bromo, Kamis (17/8/2017).

Pada Kamis dini hari, para peserta sudah sampai di kaki Gunung Bromo. Meski dengan suhu yang menusuk tulang, tak membuat surut semangat mereka dalam mengikuti rangkaian upacara bendera. Demikian seperti dilansir akun Al Ibrah.

Setelah melakukan persiapan yang cukup matang, mereka memulai upacara. Acara pun berjalan khidmat. Suasana itu haru di puncak Bromo semakin terasa ketika bendera merah putih dikibarkan dengan diiringi alunan lagu Indonesia Raya.

(Foto: Dok. Al Ibrah)

Kepala sekolah yang sekaligus inspektur upacara, Nasyiruddin mengatakan, bahwa upacara tersebut dilakukan untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme bagi generasi muda bangsa ini.

“Agar para siswa dapat merasakan dan menghayati perjalanan dan perjuangan para pahlawan Indonesia, untuk itu kami kemas dengan kegiatan Napak Tilas Perjuangan Para Pahlawan dalam bentuk Backpacker yang berakhir di tempat ini,” jelasnya.

Para siswa mulai melakukan perjalanan sejak 14 Agustus secara estafet dari satu lokasi ke lokasi lain di Jawa Timur. Dalam perjalanan, mereka juga harus bermalam di perkampungan dan bersosialisasi dengan masyarakat setempat. Bagi peserta putra sesekali bermalam di alam terbuka.

Selama tiga hari pula, mereka juga berkunjung ke tempat-tempat bersejarah di Jawa Timur. “Senang sekali dengan kegiatan Backpacker ini. Kita dapat belajar banyak selama dalam perjalanan seperti cara bersosialisasi, kemandirian, tanggungjawab dan kekeluargaan,”┬ákata Aufa, peserta backpacker kelas 9.

Menurut Penanggung Jawab Kegiatan, Mulyono, kegiatan backpacker ini sudah menjadi agenda rutin di SMPIT Al Ibrah.

“Sebagai sarana pembelajaran terhadap siswa untuk menumbuhkan dan mengimplementasikan langsung jiwa sosial, kemandirian, menyelesaikan masalah, serta menjaga kesolidan dalam kelompok, sebagaimana yang dimiliki oleh para pahlawan Indonesia,” tuturnya. (r47/hum/as)