Portal di Jalan Betoyo-Pecuk Diduga Sarat Pungli

0
122 views
Portal di Jalan Pantura, Kecamatan Manyar, Gresik. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Jalan yang berdebu dan macet yang terjadi di sepanjang Betoyo-Pecuk, Kecamatan Manyar, Gresik, terus menjadi sorotan publik. Kemacetan di jalan sepanjang 15 km itu hampir terjadi setiap hari, terutama pada pagi hari dan sore hari.

Terkait hal itu, Anggota Fraksi PDIP DPRD Gresik, Noto Utomo mengatakan, kemacetan jalan dipicu oleh beberapa hal. Salah satunya tetap diizinkannya kendaraan bertonase besar untuk masuk. Padahal, jalan tersebut sudah dipasangi portal.

“Kendaraan besar bisa masuk karena ada polisi cepek (pak ogah) yang mengizinkan masuk. Mereka diduga pungli (pungutan liar),” kata Noto Utomo kepada BeritaGresik.com,┬áSabtu (18/3/2017).

Noto menjelaskan, kendaraan besar yang lewat memberikan sejumlah uang pelicin ke petugas yang berjaga di sekitar portal. “Kendaraan besar diizinkan masuk ke jalan Betoyo-Pecuk, setelah saya tanya ternyata sopirnya kasih uang pelicin Rp 50 ribu,” ungkapnya.

Noto mempertanyakan keberadaan polisi cepek yang diizinkan beroperasi di sana. “Kalau keberadaan mereka legal, uang pungutan itu larinya ke mana? Mengapa tidak ditertibkan?, Itu kan harus diusut,” ujar politisi muda PDIP ini.

Karena itu, Noto meminta agar pihak-pihak berwenang terhadap keberadaan jalan Betoyo-Pecuk agar tidak tinggal diam. “Tolong keseriusan kepada para pihak berwenang untuk menertibkan para polisi cepek di Jalan Betoyo-Pecuk,” ucapnya.

Keberadaan para polisi cepek yang mengizinkan kendaraan besar masuk ke jalan Betoyo-Pecuk dikatakan makin memperparah kemacetan jalan. Apalagi kondisi jalan rusak dan bergelombang. “Saya minta ada penindakan,” pungkasnya. (wan)