Banjir Kian Meluas, Pasar Benjeng Seperti Lautan

0
128 views
Banjir luapan Kali Lamong menggenangi pasar Benjeng, Gresik. (Foto: BG/Amn)

BeritaGresik.com – Banjir luapan Kali Lamong masih menggenangi ribuan rumah warga yang terdapat di 13 desa di tiga kecamatan di Kabupaten Gresik, yakni dua desa di Kecamatan Balongpanggang. Air merendam Desa Banjar Agung dan Puting.

Sementara di Kecamatan Benjeng, banjir masih menggenangi delapan desa. Bertambah empat desa dari kemaren sore yang hanya lima desa. Di Benjeng, selain menggenangi ribuan rumah, banjir juga merendam jalan umum, lahan pertanian, kantor pemerintah, serta pasar Benjeng.

Bahkan banjir membuat aktifitas di pasar Benjeng lumpuh. Pasar yang biasanya selalu ramai dengan penjual dan pembeli ini tidak bisa di gunakan pedagang untuk berjualan, karena tergenang banjir hingga ketinggian mencapai 50 centimeter.

Wati, pedagang sayur di Benjeng mengeluh karena belum ada langkah dari pemerintah untuk mengatasi banjir Kali Lamong, sehingga setiap kali hujan deras di daerah Mojokerto dan Jombang, pasar pasti tergenang banjir. “Sampai kapan banjir ini,” kata Wati.

Kendati dilanda banjir, sebagian pedagang tetap nekat berjualan guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Saat ini, pedagang banyak yang terpaksa berjualan dipinggir jalan, tepatnya di depan pasar Benjeng.

Camat Benjeng Nur Yadi mengatakan, banjir menggenangi pasar Benjeng akibat tersumbatnya saluran air dari pasar ke arah Metatu. Diduga ada gorong-gorong yang tersumbat di salah satu rumah warga. “Hal tersebut sudah dilaporkan ke Dinas PU, untuk mengontrol jalur air,” jelasnya.

Sementara di Kecamatan Cerme, banjir masih menggenangi lima desa dan Jalan Raya Morowali, Cerme. Sehingga akses jalan yang menghubungkan Surabaya dengan Mojokerto dan Lamongan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. (amn)