Larang Karyawati Berjilbab, Netizen Gresik: Tutup Saja Pabriknya!

0
31 views
Foto pengumuman berisi larangan bagi karyawati memakai jilbab di tempat kerja. (Foto: Istimewa)

BeritaGresik.com – Belakangan ini warga Gresik dibuat geger adanya kertas pengumuman yang berisi larangan bagi pekerja perempuan atau karyawati mengenakan jilbab di tempat kerja. Kertas itu diduga ditempel di salah satu pabrik yang terdapat di Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Bahkan, ketika Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik mencoba malakuka inspeksi memdadak (sidak) ke pabrik yang diduga telah melarang pekerja perempuan memakai jilbab, rombongan wakil rakyat tersebut justru tidak diperbolehkan masuk.

Kabar tersebut membuat warganet atau netizen di Gresik geram. Banyak di antara mereka yang mengecam kebijakan yang dibuat pihak perusahaan itu. “Tutupen wae pabrek e rame rame (Tutup saja pabriknya ramai-ramai),” kata Muhammad Irfan.

Netizen lain, Hari, memandang kebijakan larangan mengenakan jilbab di tempat kerja yang diduga diberlakukan salah satu perusahaan di Driyorejo, Gresik, sebagai tindakan intoleransi bagi masyarakat Gresik yang mayoritas beragama Islam.

“Ini yang namanya intoleransi sudah tau Gresik mayoritas muslim dan berjilbab adalah dalam rangka menjalankan perintahNya justru dilarang ini contoh seandainya muslim minoritas sudah bisa ditebak umat Islam akan digencet,” tulisnya.

Sementara itu, Yasin Alfatih meminta DPRD dan Bupati Gresik segera mengambil tindakan tegas terhadap pengusaha atau perusahaan yang melarang pekerja wanita memakai jilbab. Langkah itu dinilai penting sebelum terjadi gejolak di masyarakat.

“Klo, brita ini benar adanya… Mohon pihak dpr dan bp bupati ambil tindakan tegas terhadap pengusaha….. Sebelum terjadi, gejolak….. Turun tangan ormas islam,… Jika tidak ada tindakan dari pihak pemerintah gersik maka saya pastikan ormas islam,di gersik akan turun….,” tulis Yasin. (abr)