13 Pramusaji Terjaring Razia Satpol PP Gresik

0
2,338 views
Petugas Satpol PP Gresik mendata belasan pramusaji yang terjaring razia di warung remang-remang. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Sebanyak 13 pramusaji warung kopi remang-remang terjaring dalam razia penyakit masyarakat (pekat) yang dilakukan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik pada Senin (16/1/2017) malam.

Razia itu dilakukan di sejumlah kawasan di Kabupaten Gresik, seperti di Kecamatan Cerme, Kebomas, Benjeng, Manyar dan wilayah Gresik kota. Selain 13 pramusaji warung, petugas Satpol PP juga menyita beberapa botol minuman keras (miras).

Kasi Trantib Satpol PP Kabupaten Gresik Moelyono mengatakan, kegiatan operasi tersebut dilakukan dalam rangka menjaga ketertiban dan menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 tahun 2013 tentang Keamanan dan Ketertiban Umum.

“Operasi merupakan kegiatan rutin, dan mengantisipasi adanya peredaran miras, agar Kabupaten Gresik dalam kondisi Aman Dan kondusif,” kata Moelyono.

Dari pendataan yang dilakukan petugas, salah seorang pramusaji bernama Fauzia (15), asal Bojonegoro, masih di bawah umur. Petugas Satpol PP memberikan catatan khusus untuk dilaporkan ke Polres Gresik karena pemilik warung kopi telah memperkerjakan anak di bawah umur.

Setelah diberi pembinaan, para pramusaji tersebut disuruh pulang dengan sanksi wajib lapor dua kali dalam seminggu setiap hari Senin dan Kamis selama satu Bulan.

“Jika masih kedapatan melayani konsumen warkop, masih duduk berdempetan, kami akan Kirim ke panti rehabilitasi sosial di Kediri,” ujar Moelyono yang baru menjabat.(wan)