Wujudkan Smart City, Gresik Siapkan 4 Program Unggulan

0
57 views
Wakil Bupati Gresik Moh. Qosim dalam seminar Gerakan Menuju 100 Smart City di hotel Santika Premiere, Jakarta. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Kabupaten Gresik tengah berupaya mewujudkan program kota cerdas (smart city). Untuk itu, Pemkab Gresik telah menyiapkan empat program unggulan atau Quick Win, yaitu dr. Kepo (Kependudukan Online), SiBling (Sistem Informasi Laboratorium Lingkungan), GoPloong (Go Pelayanan Limbah Domestik Online Gresik) dan Posyandu Go.

Semua program unggulan tersebut telah dipaparkan Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim dalam seminar Gerakan Menuju 100 Smart City yang berlangsung di hotel Santika Premiere, Jakarta (15/11/2017).

Qosim memaparkan, melalui aplikasi dr. Kepo nantinya cukup mengentri nomor kartu keluarga untuk mengurus pelayanan administrasi kependudukan secara online. Salah satu penerapannya adalah untuk mengetahui diagnosa penyakit penduduk dalam satu KK berdasarkan nomor KK yang diinput ke dalam program aplikasi.

Kedua, yakni aplikasi Sibling yang digunakan untuk meningkatkan pelayanan laboratorium uji kualitas lingkungan kepada industri dan masyarakat dengan cara jemput bola berbasis informasi sistem di android dan smart phone.

Kemudian, aplikasi Go Ploong yang dirancang untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan penyedotan limbah domestik (jamban).

Program unggulan keempat, yakni Posyandu Go yang berfungsi memberikan pelayanan terhadap anak balita yang membutuhkan pelayanan psoyandu melalui (e-KMS) Kartu Menuju Sehat elektronik.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gresik Budi Raharjo melalui Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono, dalam upaya mewujudkan Gresik Smart City telah dibentuk Dewan Smart City yang diketuai Sekda Kabupaten Gresik Kng. Djoko Sulistio Hadi.

“Dimensi smart city dibagi menjadi enam yakni meliputi tata kelola birokrasi (smart governance), pemasaran daerah (smart branding), perekonomian (smart economy), ekosistem pemukiman penduduk (smart living), lingkungan masyarakat (smart society) dan pemeliharaan lingkungan (smart environment),” ujarnya.

Kabupaten Gresik merupakan salah satu dari 25 kabupaten dan kota di Indonesia yang terpilih sebagai daerah penerapan Gerakan Menuju 100 Smart City. (iis/as)