Persempit Ruang Gerak Calo, Express Bahari Terapkan E-Ticketing

Kapal Express Bahari saat menurunkan penumpang di Pelabuhan Gresik. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Managemen kapal layar yang melayani jalur penyeberangan Gresik-Bawean dan sebaliknya, Express Bahari, mulai menerapka sistem tiket elektronik (E-Ticketing). Sistem ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak para calo tiket.

Kepala Cabang Gresik PT Sakti Inti Makmur Reven Putra menjelaskan, pemberlakuan tiket elektronik kapal cepat Express Bahari sementara ini berlaku untuk pelayaran Gresik-Bawean. Namun, pihaknya belum melayani sistem online.

Dia mengatakan, calon penumpang masih harus tetap datang ke kantor Express Bahari maupun ke agen resmi untuk mendapatkan kode booking. Setelah itu, kode booking tersebut ditukar dengan tiket di loket menjelang keberangkatan kapal.

“Calon harus datang ke kantor maupun agen-agen resmi melakukan pembayaran dengan menyertakan kartu identitas, kemudian kami berikan kode booking. Nah, kode booking tersebut yang nantinya bisa ditukar dengan tiket di loket,” terang Reven kepada Berita Gresik, Rabu (16/5/2018).

Dengan diberlakukannya E-Ticketing ini, lanjut Reven, diharapkan calon penumpang datang lebih awal ke loket Express Bahari karena harus mencetak tiketnya di pelabuhan menjelang keberangkatan.

“Diharapkan sistem ini membudayakan calon penumpang lebih disiplin dan lebih awal datang, misalnya kapal berangkat jam 9, 1 jam sebelumnya harusnya sudah tiba di pelabuhan untuk cetak tiket yang sudah dibooking,” tandasnya.

Disamping itu, pemberlakuan sistem tiket elektronik ini juga diyakini dapat mempersempit ruang gerak calo, karena calon penumpang sudah harus menyertakan kartu identitas pada saat melakukan proses booking tiket.

“Selanjutnya kesesuaian identias calon penumpang masih akan dperiksa kembali di pintu masuk. “Saya kira terlalu lihai kalau dengan sistem ini masih ada permainan di lapangan,” ujarnya.

Reven menambahkan, tidak menutup kemungkinan sistem penjuan E-ticketing ini nantinya dikembangkan pada sistem online. Untuk itu, pihaknya masih harus melihat respon calon penumpang dulu.

“Saat ini masih belum bisa online, kita lihat dulu respon masyarakat, baru nanti kita kembangkan ke sistem online, baik melalui website resmi kami maupun aplikasi smartphone,” pungkasnya. (abr)

No Response