Banyak Pelajar Terjaring Operasi Patuh 2017 di Gresik

0
115 views
Para pengendara yang terjaring operasi gabungan di Terminal Bunder Gresik digiring ke dalam tenda. (Foto: BG/Kurniawan)

BeritaGresik.com – Satlantas Polres Gresik bersama dengan Kejaksaan, Pengadilan, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik dan Provinsi Jawa Timur menggelar Operasi Gabungan Simpatik Semeru 2017 dengan target sasaran Pelajar yang belum memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) maupun Kelengkapan kendaraan bermotor.

Operasi Gabungan yang dipusatkan di Terminal Bunder Gresik dan dimulai sekitar pukul 9 hingga pukul 10 pagi ini, setidaknya berhasil menemukan ratusan pelanggaran lalu lintas, khususnya pengendara roda dua.

Pantauan di lapangan, tanpak beberapa pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berboncengan digiring petugas ke dalam tenda yang didalamnya sudah ada anggota dari Polantas, Kejaksaan dan Pengadilan.

“Mas tolong itu pelajar jangan difoto dari depan, kasihan masih di bawah umur,” ujar salah seorang Hakim kepada wartawan yang ikut memantau operasi gabungan ini, di Terminal Bunder, Kebomas, Gresik, Senin (15/5/2017).

Salah seorang pelajar yang tidak mau disebutkan namanya mengaku tidak menyangka bakal terjaring razia. “Rencananya tadi saya mau keluar sekolah sebentar, eh ada operasi, padahal kendaraan saya lengkap seperti spion dan lampu menyala serta memakai helm,” ujar siswa kelas 3 salah satu SMP di Cerme.

Kanit Patroli Satlantas Polres Gresik Ipda Suryono mengatakan, sesuai perintah Kapolres Gresik dan Kasatlantas Polres Gresik bahwa Operasi Simpatik Semeru 2017 ini difokuskan pada pelajar yang belum memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan kelengkapan berkendaraan bermotor.

“Beberapa pelajar SMP berusia dibawah 17 tahun kita amankan lantaran menaiki kendaraan bermotor, namun belum mempunyai SIM,” kata Ipda Suryono.

Lebih lanjut dia menjelaskan, operasi ini banyak menemukan beberapa pengendara yang tidak dilengkapi SIM maupun surat-surat kendaraan bermotor lainnya. “Mereka yang kedapatan tidak mempunyai maupun tidak membawa, kita lakukan penilangan,” jelasnya.

Selain pelajar, Polisi juga ikut memeriksa kelengkapan surat kendaraan bermotor baik roda dua, truck, bus dan angkutan yang melalui area terminal Bunder. Suryono menambahkan, operasi gabungan ini dilakukan dari 9-22 Mei 2017 mendatang.

“Hal itu untuk meminimalisir angka kecelakaan lalulintas di wilayah hukum Kabupaten Gresik serta untuk mendisiplinkan pengendara agar selalu melengkapi surat kendaraannya,” pungkasnya. (wan)