Pekerja China Serbu Gresik, Pemkab Dinilai Lalai

0
1,661 views
Ratusan TKA asal China di proyek amonia-urea Gresik. (Foto: Ist/Bangsa Online)

BeritaGresik.com – Kabar soal banyaknya tenaga asing (TKA) terutama dari China yang masuk ke wilayah Gresik dan daerah lain di Jawa Timur direspon keras Anggota DPRD Provinsi Jatim dari Gresik H Samuel.

Ketua DPC Demokrat Gresik itu menilai, pemerintah telah lalai mengawasi para TKA. Menurut dia, hal itu seharusnya tidak perlu terjadi jika ada koordinasi yang baik antarinstansi pemerintah dengan petugas.

Karena itu, ia mendesak Disnaker Gresik bekerjasama dengan Disnakertransduk Jatim, petugas Imigrasi serta polisi untuk memeriksa dugaan banyaknya TKA China dalam pembangunan pabrik Amorea II.

“Masyarakat Gresik banyak yang nganggur dan butuh pekerjaan. Masak TKA China dibiarkan bebas bekerja walaupun tidak memenuhi aturan yang berlaku,” kata politikus asal Bawean, Rabu (14/12/2016).

Sebelumnya dikabarkan ratusan TKA dari China itu dipekerjakan oleh PT Wouhan dan PT Eleco selaku sub kontraktor proyek Amurea II yang ditangani PT Pupuk Indonesia Energy (PIE), PT Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Adhi Karya.

Ironisnya, para TKA diduga bekerja dalam proyek perusahaan BUMN. Perusahaan plat merah yang secara tidak langsung diduga ikut menggunakan jasa TKA dalam proyek pembangunan yakni PT Petrokimia Gresik.

Perusahaan produsen pupuk itu saat ini membangun pabrik Amonia-Urea II senilai Rp 7,5 triliyun dimulai tahun 2015 dan ditargetkan tuntas pada September 2017.

Penggunaan ratusan TKA China itu diduga melanggar ketentuan UU Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. (abr)