Nurul Fajeri Kembali Pimpin Harpi Melati Gresik

Nurul Fajeri dilantik sebagai Ketua DPC Himpunan Ahli Tata Rias Pengantin Indonesia (Harpi) Melati Gresik periode 2018-2022. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Nurul Fajeri kembali memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) Himpunan Ahli Tata Rias Pengantin Indonesia (Harpi) Melati Gresik periode 2018-2022. Dia memimpin Harpi Melati Gresik untuk ketiga kalinya.

Nurul Fajeri beserta pengurus Harpi Melati Gresik yang lainnya secara resmi dilantik Ketua DPD Harpi Jawa Timur Endah Rusman di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik, Rabu (14/11/2018).

Dalam kesempatan itu, Endah Rusman berharap agar Harpi Melati Gresik bisa bekerjasama dengan pemerintah Gresik.

“Kami mohon bimbingannya kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Gresik serta seluruh jajaran Pemerintah di Kabupaten Gresik untuk tidak segan-segan memberikan teguran kepada kami yang ada di Gresik. Hal ini untuk kemajuan organisasi kami,” katanya.

Hadir dalam pelantikan Pengurus Harpi Melati Gresik Wakil Bupati Gresik Moh. Qosim, Kepala OPD Pemkab Gresik, Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Maria Ulfa Sambari, para pimpinan organisasi wanita di Gresik, serya Sekretaris Fraksi DPRD Jawa Timur, Qodrat Sunyoto.

Wabup Gresik Moh. Qosim berharap agar kedepan Harpi Melati Gresik mengutamakan proses pengkaderan. Menurut Qosim, hal ini penting untuk berjalannya estafet kepemimpinan.

“Saya berharap semua wanita juga harus cerdas. Meski anda itu berkarir namun anda harus bisa membagi waktu untuk keluarga. Keluarga adalah hal penting yang harus diperhatikan dan didahulukan,” tandas Qosim.

Dia mengaku sering diundang untuk memberikan sambutan nikah maupun ceramah saat pernikahan. Karena itu, ia meminta anggota Harpi Melati untuk memperhatikan hal yang sebetulnya kecil namun dirasa sangat mengganggu.

“Saya sering saat memberikan ceramah pada pesta pernikahan. Pihak perias mengganti pakaian mempelai saat ditengah ceramah. Jadi ketika saya memberikan semacam tausiah tiba-tiba pengantinnya tidak ada dengan alasan berganti pakaian,” ucap Qosim serius.

Bahkan wabup memberikan tips, bahwa sebaiknya penggantian baju pengantin bisa dilakukan sebelum acara resmi. “Kalau acara pengantin di gedung hal ini tidak pernah terjadi, tapi kalau resepsinya di rumah maka sering sekali hal itu terjadi,” pungkasnya. (sdm/as)

No Response