Ke Gresik, DPRD Indramayu Belajar Pemindahtanganan Aset Daerah

Pemkab Gresik menerima rombongan anggota Pansus DPRD Imdramayu. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Panitia Khusus (Pansus) pemindahantanganan barang milik pemerintah Kabupaten Indramayu yang terdiri dari anggota DPRD dan Pemkab Indramayu berguru ke Gresik. Mereka terdiri atas anggota Pansus DPRD dan beberapa kepala OPD setempat.

Kehadiran rombongan sebanyak 17 orang itu diterima Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Indah Sofiana di Ruang Puteri Cempo Kantor Bupati Gresik, Selasa (13/11/2018).

Dalam keterangannya, Ketua Pansus DPRD Indramayu Karsiwan mengatakan bahwa kedatangannya ingin belajar lebih banyak terkait pemindahtanganan aset lemerintah daerah kepada pihak lain.

“Apakah pemindahtanganan aset Pemerintah daerah terutama tanah harus minta izin kepada DPRD. Bagaimana sikap DPRD terkait hal itu. Sebelumnya kami banyak mendapat informasi bahwa beberapa daerah sempat bermasalah dengan hukum terkait pemindahtanganan aset tersebut,” kata Karsiwan.

Mendengar pertanyaan pihak Kabupaten Indramayu, Indah Sofianan yang dibantu beberapa pihak dari OPD terkait Pemkab Gresik mengatakan, pihaknya pernah melakukan tukar guling tanah aset milik Pemkab Gresik dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik.

“Saat itu, Pemkab Gresik membutuhkan lahan kantor BPN Gresik tersebut untuk dipakai perluasan Puskesmas Alun-Alun. Sedangkan pihak BPN Gresik membutuhkan lahan kantor yang lebih luas seperti yang dipakai saat ini. Karena saling membutuhkan dan dipergunakan untuk kepentingan masyarakat, maka sesuai Permendagri 17 tahun 2007 proses itu bisa dilaksanakan tanpa persetujuan DPRD,” jelasnya.

Saat itu, terang Indah, luas aset milik BPN yang digunakan untuk perluasan Puskesmas 788 m2, sedangkan lahan Pemkab Gresik yang saat ini dibangun kantor BPN 1000 m2 lebih. Meski begitu, sesuai perhitungan tim appraisal, Pemkab Gresik masih memberikan dana kompensasi kekurangan selisih nilai dari tanah tersebut.

Indah juga memberikan Salinan berkas pemindatanganan aset tersebut serta aturan perundang-undangan yang dipakai dalam bentuk soft copy.

“Silahkan dipelajari, semuanya ada disini” ujar Indah sambil menyerahkan berkas serta CD kepada pihak DPRD Indramayu. (sdm/as)

No Response