Penyaluran Beras Bulog ke Bawean Macet 8 Bulan, Ada Apa?

Penyaluran beras bulog di salah satu kawasan di Gresik. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Penyaluran beras sejahtera (rastra) atau raskin untuk masyarakat di Pulau Bawean Gresik, macet selama delapan bulan terakhir terhitung sejak Januari hingga Agustus 2018.

Penyebabnya, Dinas Sosial Kabupaten Gresik tidak mempunyai anggaran untuk biaya transportasi pengiriman beras, sehingga harus meminta anggaran pada usulan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) 2018.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik Sentot Supriyohadi kepada beritagresik.com via handphone, Senin (13/8/2018).

Menurut Sentot, ketidaksiapan anggaran pengiriman beras bulog ke Pulau Bawean lantaran adanya perubahan penanganan yang sebelumnya ditangani oleh bagian Kesra ke Dinas Sosial, sehingga anggaran yang ada di Dinsos tidak mencukupi untuk biaya pengiriman.

“Anggarannya belum ada, karena sebelumnya kan ditangani Kesra, kami sudah usulkan tapi harus menunggu PAPBD,” kata Sentot.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah mengusulkan penambahan anggaran untuk biaya pengiriman beras rastra ke Pulau Bawean, namun sejauh ini masih belum diberikan hingga menunggu perubahan anggaran di DPRD Gresik.

Dengan demikian, pengiriman beras Bulog ke Pulau Bawean tahun ini terancam tidak terealisasi. (abr)

No Response