Tujuh ABK Perahu Tenggelam di Bawean Selamat

KLM Purnama Tiga tenggelam di Pelabuhan Bawean. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – KLM Purnama Tiga milik Munayat, warga Kecamatan Sangkapura Bawean, Kabupaten Gresik tenggelam saat hendak melakulan bongkar muatan setibanya di dermaga Pelabuhan Bawean, Rabu (12/9/2018).

Perahu yang memiliki GT 27 tersebut berangkat dari pelabuhan Rakyat Gresik pada Selasa kemarin. Perahu yang dinahkodai oleh A Priyanto mengangkut aneka barang, seperti sembako, LPG, bahan bangunan, serta 5 unit sepeda motor.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa perahu tenggelam ini. Sebanyak 7 anak buah kapal (ABK) dinyatakan selamat. Namun, sejumlah barang muatan yang diangkut perahu naas itu belum dapat dievakuasi karena posisi perahu karam hingga hanya terlihat tiangnya saja.

Berdasrkan data di Syahbandar Gresik, KLM Purnama Tiga berangkat menuju Pulau Bawean dengan beban angkutan 63 ton. Perahu sandar di dermaga pelabuhan Bawean menjelang pukul 12.00 Wib.

Setela sandar, ABK perahu dan kuli bongkar muat di Pelabuhan Bawean pun langsung menurunkan lima unit sepeda motor yang ada di atas perahu, serta kenurunkan barang-barang lainnya.

Kemudian, sekitar pukul 12.30 Wib tiba-tiba ada gelombang besar sehingga perahu yang sandar dan sedang kenurunkan muatan terhempas. Lalu, badan perahu membentur keras beton dermaga.

Kerasnya benturan akibat hantaman gelombang menyebabkan badan perahu pecah sehingga air laut langsung masuk ke dalam perahu. ABK kapal berusaha menguras air dengan pompa, tapi kalah cepat dengan air laut yang masuk ke perahu.

Sementara menurut Kepala Unit Pelayanan Pelabuhan (UPP) Bawean Ispriyanto, peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB ketika perahu sudah sandar di dermaga. Perahu tersebut bahkan sudah sempat menurunkan sejumlah barang muatan.

Namun demikian, badan perahu ada yang tersangkut ke pembatas dermaga dan menyebabkan perahu tersebut oleng, sehingga air laut masuk ke dalam perahu. Saat itulah, kondisi perahu kemudian miring dan akhirnya karam.

“Sebenarnya kapal sudah sandar bahkan ada sekitar satu mobil barang yang sudah diturunkan, tapi ada yang sangkut karena kondisi air juga sedang surut,” kata Ispriyanto.

Kerugian akibat peristiwa perahu barang tenggelam ini ditaksir mencapai miliaran rupiah. Sampai saat ini belum jelas apakah muatan di atas perahu yang tenggelam sudah diasuransikan. (as)

No Response