Masyarakat Peduli Cagar Budaya Tolak Pengembangan Alun-alun Gresik

0
232 views
Warga yang menolak pengembangan Alun-alun Gresik membubuhkan tanda tangan pada spanduk. (Foto: Dok. BG)

BeritaGresik.com – Forum Masyarakat Gresik Peduli Cagar Budaya” menggelar aksi penolakan terhadap rencana pengembangan alun-alun menjadi Islamic Center. Penolakan itu dilakukan dengan menggalang tanda tangan warga, Rabu (12/7/2017).

Koordinator aksi Hilmi Fahruddin mengatakan, aksi penolakan itu dilakukan sebagai langkah prihatin terhadap rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang ingin membangun Islamic Center di kawasan Alun-alun Gresik.

Menurut Hilmi, alun-alun adalah ruang terbuka yang tidak bolah ada bangunan. Karena itu, dirinya menggalang tanda tangan dan meminta Pemkab Gresik untuk menghentikan pengembangan kawasan alun-alun.

“Kami juga menempelkan sejumlah seruan penolakan, dan meminta agar Alun-alun dikembalikan sebagai ruang terbuka hijau, serapan air dan milik semua agama,” ujarnya.

Sementara itu, budayawan Gresik, Kris Adji mengatakan alun-alun adalah simbol kebudayaan, sehingga tidak semestinya jika kemudian diubah atau dihilangkan dan diganti bangunan Islamic Center.

“Dalam tata konsep negara Jawa kuno, alun-alun tidak bisa dipisahkan dengan pendopo dan masjid agung. Dipelosok Jawa, namanya alun-alun adalah simbol daerah, kok bisa pemerintah daerah mau menghilangkan simbol itu,” ucapnya. (ant/abr)