Mahasiswa KKN dari UGM Diminta Edukasi Warga di Pulau Bawean

0
169 views
Para mahasiswa peserta KKN dari UGM didampingi dosen pembimbing saat menemui Bupati Gresik Sambari Halim Radianto di Kantor Pemkab Gresik. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menerima 30 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Gadjah Mada (UMG) Yogyakarta di ruang Putri Cempo Kantor Pemkab Gresik, Senin (12/06/2017).

Mahasiswa UGM yang akan melakukan KKN di Pulau Bawean, Gresik, itu terdiri dari sejumlah fakultas, diantaranya Fakultas Kesehatan, Farmasi dan Kedokteran Gigi, Fakultas Pertanian, Fakultas Sosial Umum dan Fakultas Sains dan Teknologi UGM.

Sebelum melaksanakan KKN di Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak pulau Bawean, Gresik, para mahasiwa terlebih dulu diberikan arahan dan pembekalan oleh Sambari terkait arah pembangunan daerah serta gambaran umum Kabupaten Gresik.

Bupati Sambari menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan KKN di daerahnya yang selama ini dinilai memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik mahasiswa, perguruan tinggi, pemerintah daerah maupun masyarakat dalam memecahkan permasalahan yang ada.

Menurut Bupati, pelaksanaan KKN dengan waktu yang cukup lama itu diharapkan mampu memberikan banyak wawasan sekaligus inovasi baru bagi mahasiswa yang mengadikan diri untuk masyarakat, sehingga tercipta ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat bagi mahasiswa.

“Ananda harus mengenal wilayah dan keadaan umum disana. Utamanya memahami kultur dan kearifan budaya yang ada di Kabupaten Gresik, khususnya di wilayah kepualauan Bawean,” ujar Sambari.

Selain itu, Sambari juga berpesan agar mahasiswa dapat mengedukasi masyarakat tentang semua potensi yang ada di kepulauan Bawean.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Prof. Dr. Achmad Priyatmojo menjelaskan, para mahasiswa tersebut akan ditempatkan di desa Pekalongan kecamatan Tambak kepulauan Bawean selama dua bulan masa pengabdian.

“Waktu pelaksanaannya selama dua bulan yang dimulai sejak tanggal 13 Juni 2017. Sebelum mereka diterjunkan untuk KKN di desa Pekalongan kepulauan Bawean, anak didik kami mendapat pengarahan dari pak Bupati Sambari,” terang Priyatmojo.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Gresik yang telah berkenan menerima dan memfasilitasi UGM dalam pelaksanaan KKN di wilayah kabupaten Gresik. “Kegiatan ini merupakan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa peserta KKN agar menekankan kerjasama tim, menunjukkan potensi dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada (kearifan lokal) sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat di lokasi KKN. (iis/as)