Pejuang Pendidikan dan Tokoh Muslimat Bawean Berpulang

0
1,278 views
Wakil Bupati Gresik saat memimpin doa sebelum almarhum dikebumikan. (Foto: BG/Amn)

BeritaGresik.com – Hajah Fatimah Binti H. Ismail, seorang pejuang pendidikan di Pulau Bawean, Gresik, menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Bunder, Gresik, Minggu (12/2/2017), karena sakit.

Kepergian tokoh Muslimat NU Bawean itu sangat membuat kaget para kolega dan murid-muridnya. Sebab, tidak ada yang menyangka jika perempuan yang lahir lima tahun setelah kemerdekaan RI, tepatnya pada 12 oktober 1950 itu, akan berpulang.

Almarhum aktif di dunia pendidikan sejak 1972. Di awal karirnya, dia menjabat sebagai kepala TK Umar Mas’ud sekaligus dipercaya menjadi kepala MTS Umma sejak tahun 1994 hinga 2015 yang lalu.

Alhamrhum bersama Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indarparawansah saat berkunjung ke Pulau Bawean. (Foto: BG/Amn)

Hingga akhir hayatnya, istri H. M Hanafiah, seorang tokoh pendidikan dan politik di Pulau Bawean itu tidak hanya aktif di dunia pendidikan saja, tapi juga aktif di bidang sosial dan organisasi kemasyarakatan.

Ketika aktif di organisasi keagamaan, beliau tidak hanya sebatas terdaftar sebagai anggota biasa, tapi sangat aktif sehingga pernah dipercaya menjadi Ketua Muslimat NU Cabang Bawean.

Tokoh Muslimat NU Bawean yang pernah menjadi pengawas PPAI Kementerian Agama Gresik ini meningalkan 4 orang anak, yakni tiga laki-laki dan satu perempuan, serta tujuh orang cucu.

Sebelum meninggal, almarhum berpesan kepada putrinya, Himmatus Syarifah, supaya anak-anaknya selalu akur serta ingat beribadah dan mengaji. Selamat jalan pejuang pendidikan.. (amn)