Duh, Perahu Bantuan untuk Nelayan Bawean Banyak yang Rusak

0
273 views
Perahu bantuan untuk nelayan Bawean tanpak terparkir di Perikanan Pulau Bawean. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Sebanyak 50 unit perahu bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk nelayan sudah tiba di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, sejak sekitar satu bulan yang lalu. Saat ini perahu bantuan tersebut tanpak sudah berada di kawasan perikanan Bawean.

Namun, hingga kini perahu jukung itu belum juga dibagikan ke nelayan. Alasanya, masih menunggu kelengkapan mesin dan alat tangkap ikan yang dijanjian pihak KKP, yang nantinya akan diserahterimakan kepada calon penerima masing-masing lewat Kelompok Usaha Bersama (KUB).

Ironisnya, dari 50 unit perahu bantuan yang saat ini sudah tiba di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, sebanyak 11 unit perahu di antaranya ditemukan dalam kondisi rusak parah, sehingga terancam gagal dibagikan kepada para nelayan di Bawean.

“Ada 11 perahu yang rusak, tapi yang paling parah ada 3 unit,” terang Kepala UPT Dinas Perikanan Wilayah Bawean, Zaini di Pulau Bawean, Senin (10/7/2017).

Dia menjelaskan, 11 unit perahu yang rusak tersebut tidak bisa diserahkan kepada KUB nelayan mengingat kondisinya sudah tidak bisa digunakan. Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan KKP, apakah perahu itu akan diperbaiki atau dikembalikan lagi.

“Nanti kita laporkan dulu tentang kerusakan tersebut, karena tidak mungkin kita bagikan dalam kondisi rusak begini,” ucapnya.

Sebelumnya, lanjut Zaini, ada informasi bahwa jumlah bantuan perahu yang akan tiba di Bawean sekitar 100 unit. Sehingga pihaknya melakukan pendataan seluruh KUB yang ada di Bawean, dan terdapat 120 KUB yang sudah mengajukan permohonan.

“Awalnya katanya ada 100 unit, ternyata yang datang cuma 50. Itu pun 11 unit rusak parah, jadi untuk calon penerima kita prioritas saja bekerjasama dengan kepala desa masing-masing,” pungkasnya. (abr)