Temukan E-KTP Ganda, DPRD Gresik Soroti Kinerja Disdukcapil

Ilustrasi e-KTP

Ilustrasi e-KTP

BeritaGresik.com – Kinerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gresik kembali jadi sorotan. Pasalnya, ditemukan adanya warga yang memiliki dua kartu tanda penduduk (KTP) elektronik (E-KTP).

Atas temuan itu, Komisi A DPRD Gresik meminta Disdukcapil untuk membuat grand desain guna menuntaskan persoalan ini.

Anggota Komisi A DPRD Gresik Syaichu Busyiri mengatakan, adanya temuan satu orang bisa membuat dua E-KTP ini menjadi bukti kurangnya pengawasan yang dilakukan Disdukcapil.

Harusnya, kata Syaichu, ada record yang menyatakan bahwa orang tersebut sudah pernah memiliki E-KTP atau belum. “Jadi tidak mungkin bisa ada dua kalau pengawasannya baik,” ujarnya.

Menurut dia, orang yang memiliki dua E-KTP ini membuat melalui jalur calo dan jalur langsung secara bersamaan. Namun, pembuatan E-KTP melalui calo keluar lebih dulu, baru E-KTP yang diurus sendiri. “Ini bukti jika calo masih banyak berkeliaran,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Anggota Komisi A DPRD Gresik Taufiqul Umam. Pihaknya mempertanyakan lambatnya pembuatan dokumen kependudukan. Selama ini, pihaknya selalu mendapat keluhan pembuatan dokumen yang mencapai 3 bulan.

“Ini kan merepotkan warga yang butuh cepat untuk memiliki dokumen kependudukan,” kata Taufiqul Umam.

Menanggapi hal itu, Kepala Disdukcapil Gresik Herman Sianturi mengatakan, pihaknya bakal melakukan pengecekan terkaitu adanya E-KTP ganda ini. Sebab, seharusnya ini tidak mungkin bisa terjadi. “Kan ada recordnya, jadi tidak mungkin muncul dua E-KTP,” terang dia.

Terkait dengan pelayanan yang lambat, Herman mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan peningkatan jumlah SDM, dengan merekrut 46 pegawai honorer. “Biar pengurusan administrasi kependudukan lebih singkat,” pungkasnya. (wan)

No Response