Selama Perbaikan, Kendaraan Besar Dilarang Melintas di Jalur Pantura Gresik

0
2,233 views
Perbaikan jalan daendles di jalun Pantura Gresik mulai dilakukan. (Foto: BG)

BeritaGresik.com – Perbaikan jalan dengan cara diuruk dan pemadatan terus dilakukan di jalur Pantura Gresik. Karena itu, kendaraan besar bertonase di atas 10 ton dilarang melintas di jalan daendles tersebut selama perbaikan berlangsung.

Larangan itu diaampaikan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto beberapa waktu yang lalu, dengan cara memasang portal di Desa Sembayat dan Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Sambari juga memberi peringatan kepada para pengusaha di kawasan tersebut, terutama bagi yang mempunyai kendaraan operasional diatas 10 ton, agar tidak melalui jalan itu selama masa perbaikan.

“Dipasangnya portal tersebut untuk mendukung kelancaran perbaikan jalan di jalur pantura. Sehingga proses pembangunannya bisa sesuai target selama 20 hari,” kata Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono di kantornya, Selasa (10/1/2017).

Menurut dia, pelaksanaan perbaikan jalan relatif lancar dengan adanya pemasangan portal tersebut. Dengan berkurangnya volume kendaraan yang melintas, hampir tidak dijumpai terjadi kemacetan panjang.

“Saat ini diberlakukan jalur buka tutup pada separuh jalur sepanjang 100 meter. Petugas proyek yang dibantu masyarakat sekitar ikut mengatur pelakasaan buka tutup tersebut,” papar Suyono.

Dia menambahkan, tak satupun kendaraan besar yang menyasar masuk area jalur pantura sejak dipasang portal. Bis peziarah yang biasanya melintas menuju Sunan Drajad kini harus mengambil jalur lain melintasi Duduksampeyan dan Lamongan.

Dari pantauan di lapangan, perbaikan jalan dengan urukan dan pemadatan jalan terus dilakukan. Perkembangan per hari ini perbaikan jalan mulai dari jembatan Dusun Tanggok sudah sampai ke pukesmas Betoyo, Manyar, Gresik. (as/wan)