Periksa Kendaraan Dinas, Sambari Temukan Mobil Kotor Hingga Tak Layak Jalan

0
92 views
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto memeriksa kelayakan kendaraan dinas di Gresik. (Foto: BG/Kurniawan)

BeritaGresik.com – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto memerintahkan Kepala Bagian Umum untuk ‘mengandangkan’ satu unit mobil Toyota Avanza berplat merah yang dipegang Bagian Pemerintahan Umum Pemkab Gresik karena dipandang sudah tidak layak jalan.

Sambari mengumpulkan seluruh kendaraan dinas milik seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gresik untuk diperiksa kelayakannya, Selasa (9/5/2017).

“Mobil ini sudah tak layak jalan karena dinilai membahayakan. Daripada nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, lebih baik ditarik saja dan diperbaiki sampai benar-benar layak untuk digunakan kembali,” kata Bupati Sambari.

Sebanyak 107 mobil dinas dari 142 kendaraan OPD diparkir di halaman kantor Bupati Gresik untuk diperiksa kelayakannya. Dalam pemeriksaan tersebut, Bupati Sambari yang didampingi Wakil Bupati Moh. Qosim serta Sekdakab Kng. Djoko Sulistio Hadi memeriksa satu-persatu kendaraan dinas.

Bupati Sambari mendapati sejumlah mobil dinas yang terlihat kotor dan tak terawat. Seketika ia memberikan teguran kepada pihak terkait. “Kenapa mobil kotor seperti ini. Mana sopirnya? Ada sopirnya tidak? Kalau memang tak ada sopirnya ya bilang.

Dijelaskan Bupati Sambari bahwa keberadaan kendaraan dinas ini memang harus diperiksa sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban maupun akuntabilitas Pemerintah Daerah terhadap asset-aset daerah kepada masyarakat.

“Ini kalau mobilnya sendiri, mobil pribadi tiap hari pasti sudah dibersihkan, dilap mulus. Kita ini sudah dikasih kepercayaan oleh masyarakat, ya harus tanggungjawab, jangan malah dibiarkan kotor seperti ini,” tambah Bupati.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono menjelaskan bahwa untuk tahap awal ini Bupati memeriksa 142 kendaraan, namun yang ada hanya 107 kendaraan. Dari keseluruhan kendaraan dinas yang tercatat dalam aset sebanyak 603 kendaraan dinas.

“Nanti akan diperiksa secara bertahap sesuai dengan arahan Bapak Bupati. Sehingga seluruh kendaraan tak luput dari pemeriksaan,” pungkas Suyono. (wan)