AMP Extension page

Peringati HPN, Wartawan Gresik Santuni Anak Yatim

Istimewa

BeritaGresik.com – Wartawan yang tergabung dalam organisaai Komunitas Wartawan Gresik (KWG) merayakan Hari Pers Nasional (HPN) 2018. Acara ini disertai pemberian santunan kepada 180 anak yatim piatu dan dhuafa.

Kegiatan HPN 2018 di Kabupaten Gresik diadakan di depan sekretariat KWG, Jalan Basuki Rachmat, Greaik, Jumat (9/2/2018). Hadir Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Wakil Bupati Gresik Moh. Qosim.

Selain itu, tanpak hadir Ketua Majelia Ulama Ondonesia (MUI) Kabupaten Gresik Kiai Mansoer Shodiq, Ketua LDII Gresik Abdul Muis Zuhri, para perwakilan perusahaan dan sejumlah elemen serta organisasi masyarakat yanh ada di Gresik.

Ketua KWG Sugiono mengatakan, perayaan HPN di Gresik rutin digelar tiap tahun, yang disertai pemberian santunan. Namun, jumlah santunan yang diberikan kepada anak yatim dan warga tidak mampu lebih banyak ketimbang tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah santunan yang kami siapkan tahun ini jumlahnya lebih banyak dari tahun sebelumnya,” ujar Sugik, panggilan akrab Sugiono.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang sudah mendukung terselenggaranya rangkaian kegiatan HPN tahun ini.

“HPN di Gresik ini kami anggap sukses, itu tidak lepas dari dukungan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gresik, serta seluruh pejabat yang ada di daerah ini. Sehingga dalam acara ini dan kegiatan kami selama ini berjalan sukses dan lancar,” ucapnya.

Wakil Bupati Moh. Qosim mengatakan, pers merupakan motor penggerak pembangunan. Untuk itu, keberadaan pers sangat strategis dan cukup penting. Terutama bagi kemajuan kabupaten Gresik.

“Bagi proses pembangunan daerah yang telah kami lakukan selama ini, peran pers sangat penting dalam penyampaian kepada masyarakat,” kata Qabup Qosim.

Menurut Qabup, peran pers juga mampu mengawal pembangunan yang ada di kabupaten Gresik. Sehingga sinergitas yang selama ini terbangun antara insan pers dan pemerintah daerah diharapkan dapat selalu terjaga,” kata Qosim.

Melalui momentum tersebut, Wabup juga berharap supaya pers jangan hanya menonjolkan berita negatif yang bisa mempengaruhi orang yang membacanya.

“Apalagi saat ini seiring dengan kemajuan teknologi, tentu memperoleh informasi sangat mudah dilakukan masyarakat. Oleh sebab itu, dalam menyampaikan informasi atau berita, pers diyakini tetap mengedepankan berita kondusif. (as)

Tags:
One Response