Dulu Ajudan Bupati, Sekarang Jabat Sekda Gresik

Pelantikan Andhy Hendro Wijaya sebagai Sekda Gresik. (Foto: BG/Nul)

BeritaGresik.com – Andhy Hendro Wijaya resmi menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik. Hal itu menyusul setelah diangkat berdasarkan surat keputusan (SK) Bupati nomor 821.2/03/437.73/Kep/2019 yang dilantik pada Rabu siang tadi (9/1/2019).

Proses pengambilan sumpah berlangsung khidmat di Perkantoran Bupati. Sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi dan tokoh masyarakat pun hadir. Antara lain dari jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), para ulama, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan perusahaan dan instansi di wilayah Kabupaten Gresik.

Naskah pelantikan langsung dibacakan oleh Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto. Dalam sambutannya, sosok Andhy Hendro Wijaya merupakan pejabat sekda termuda selama dirinya menjabat. “Pak Andhy ini merupakan sekda yang paling muda selama saya menjabat sebagai Bupati,” ungkap Sambari.

Usianya masih 46 tahun. Walaupun masih muda, tetapi prestasinya sangat membanggakan. Salah satu bukti nyatanya adalah prestasi di Dinas Perhubungan (Dishub). Ketika itu Andhy menjabat sebagai kepala dinas.

Sebuah prestasi tingkat nasional yang belum pernah diraih oleh Pemkab Gresik sebelum-sebelumnya. Namun berkat kepandaian seorang pimpinan, yang didukung dengan tim solid akhirnya bisa mengukir sejarah baru. Yaitu, Kabupaten Gresik bisa mendapatkan penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) bidang lalu lintas kategori kota kecil.

Dapat diketahui, bahwa karir perjalanan seorang Andhy Hendro Wijaya cukuplah panjang. Tidak datang secara tiba-tiba. Butuh proses dan pembuktian sebuah prestasi.

Sesuai data yang dihimpun, awal perjalanan karirnya tetap dari bawah. Pada tahun 1993, pejabat asal Mojokerto itu bertugas sebagai staf di Kecamatan Panceng.

Setahun kemudian bergeser di Staf Bagian Umum dan Protokol. Dalam perjalanan waktu, suami Betty Sulistiyaningsih tersebut dipindahkan menjadi ajudan Bupati.

Pada tahun 1997, Andhy bertugas sebagai Pj. Kasubsi Manajemen Lalin. Setelah itu, dia kembali menjadi Pj.Kasi Trantib di Kecamatan Duduksampeyan pada tahun 2002.

Karirnya terus melonjak. Tahun 2005, ayah dari Chintya Shafira Wijaya tersebut menjabat Sekretaris Kecamatan Duduksampeyan. Lalu, juga sempat menjadi Pj. Camat Wringinanom.

Setelah itu menduduki posisi Camat Manyar, Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik. Pada tahun 2013, dia bergeser sebagai asisten perekonomian dan pembangunan.

Lalu, ia menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan dari tahun 2014 sampai 2018 awal. Sebelum akhirnya diangkat sebagai panglima tertinggi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat kabupaten, Andhy dipercaya menjabat Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

“Diusia yang masih muda pasti cukup energik dan mampu dalam menjalankan tugas-tugasnya,” tandas Bupati. (nul)

No Response