Operasi Pekat, Polres Gresik Gelandang 528 Preman

0
44 views
Ungkap kasus Polres Gresik selama digelar Operasi Semeru 2017. (Foto: BG)

BeritaGresik.com – Polres Gresik telah menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) Semeru sejak 23 Mei hinngga 3 Juni 2017. Selama itu pula polisi Gresik berhasil mengungkap puluhan kasus dengan ratusan orang sebagai tersangka.

Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito mengungkapkan, dalam operasi Pekat 2017 kali ini pihaknya berhasil mengungkap 48 kasus yang disidik dengan 83 tersangka. Sedangkan kasus yang dibina ada 496 kasus dengan 739 tersangka.

Kasus pekat menduduki urutan pertama, polisi berhasil mengamankan sebanyak 528 tersangka (preman). Sedangkan kasus narkoba menempati urutan terakhir dengan 4 kasus, dengan 5 orang telah ditetPkan sebagai tersangka.

“Pada kasus judi menempati urutan kedua terbanyak dengan 22 kasus dan 47 tersangka. Selanjutnya, kasus curat, curas dan curbis menempati urutan ketiga dengan 22 kasus dan 31 tersangka,” ujar AKBP Boro Windu, Selasa (6/6/2017).

Menurut dia, operasi pekat semeru 2017 mampu menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Gresik. “Operasi pekat semeru 2017 tidak hanya berhenti sampai disini, namun akan terus dilanjutkan,” ujarnya.

Sementara itu, Wabup Gresik Moh. Qosim menuturkan, Polres Gresik saat ini bukan hanya penyakit masyarakat dan peredaran minuman miras saja yang berhasil diungkap, melainkan juga kasus lain seperti curanmor dan penggelapan mobil.

Capaian itu menurut Wabup Qosim telah menunjukkan bahwa kinerja Polres Gresik sudah maksimal dalam upaya menekan angka kejahatan di Gresik. Bahkan di tingkat Polres dan Polresta se-Jawa Timur, Polres Gresik termasuk urutan keempat terbaik dalam hal kinerja.

“Pemkab Gresik bertekad bahwa Gresik yang merupakan ikon kota santri, dan kota wali menjadi harga mati. Karena itu, penyakit masyarakat harus dibersikan dari bersih bumi Gresik. Bahkan, yang luar biasa lagi masyarakat yang kehilangan barang selama kasus pencurian langsung diberikan ke pemiliknya,” pungkasnya. (as)