Pembangunan Jembatan Sembayat Gresik Dikebut

0
737 views
Proyek pembangunan jembatan Sembayat Gresik terus dikebut. (Wan)

BeritaGresik.com – Proyek pembangunan jembatan Sembayat Gresik terus dikebut. Hasilnya, progres pembangunan jembatan yang menghubungkan Gresik-Lamongan di jalur utara itu telah melampaui target pengerjaan yang ditentukan.

Kabid Pelaksana II BBPJN (Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional) V Jatim, Heri Suko mengatakan, proyek pembangunan Jembatan Sembayat sudah mencapai 45%. Capaian itu lebih cepat dari target yang seharusnya bulan ini mencapai 40%.

“Karena semua berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala yang berarti. Proyek pun berjalan bagus, lebih cepat dari target yang telah ditetapkan,” kata Heri, Rabu (7/12/2016).

Tigginya debit air sungai Bengawan Solo memasuki musim penghujan ini dikatakan tak mempengaruhi progres pembangunan. Proyek tetap berjalan sesuai rencana.

“Karena proses pembangunan fondasi dan tiang pancang telah selesai dilakukan. Sehingga kondisi air yang meningkat juga tidak berpengaruh terhadap proyek ini,” jelasnya.

Menurutnya, proyek tetap berjalan seperti biasa dan diyakini bakal tuntas sebagaimana jadwal yang ditentukan. “Kami optimistis proyek selesai sebagaimana jadwal,” lanjutnya.

Proyek jembatan Sembayat dengan anggaran Rp 135 miliar tersebut ditargetkan selesai pada September 2017.

Jembatan yang bakal menjadi jembatan kembar ini memiliki panjang sekitar 360 meter dengan lebar 7 meter dan diharapkan bisa menjadi solusi atas kemacetan yang kerap terjadi di sana.

Namun, progres proyek sudah hampir separo ini tidak dibarengin dengan proses pembebasan lahan. Upaya melalui konsinyasi itu tak kunjung tuntas.

Hingga kini baru satu pemilik lahan yang mau mengambil uang konsinyasi yang telah diserahkan kepada Pengadilan Negeri (PN) Gresik.

Dari 10 bidang lahan yang dibebaskan, hingga sekarang baru satu yang diambil. Berarti masih ada 9 bidang yang belum diambil.

“Masih ada 9 orang pemilik lahan yang belum mengambil dana konsinyasi tersebut,” ujar Moh Hamidi, Panitera Muda Perdata PN Gresik.

Sebelumnya, BBPJN telah menitipkan uang sekitar Rp 3 miliar kepada PN Gresik untuk kebutuhan konsinyasi lahan.(wan)