KTP Khusus Anak Mulai Diberlakukan Pada 2016

0
768 views

BeritaGresik.com – Pemerintah akan menerapkan penggunaan kartu tanda penduduk (KTP) pada anak usia antara 0-17 tahun. KTP anak ini rencananya mulai diberlakukan pada 2016 untuk kabupaten/kota yang saat ini capaian akta kelahiran anak sudah mencapai di atas 75%.

“Ke depan, anak-anak yang baru lahir memiliki akta kelahiran dan KTP,” ujar Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh, dalam pembukaan Rakernas Pencatatan Sipil 2015 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (6/10).

Pembuatan KTP khusus anak akan dijadikan program nasional pada 2017 mendatang. Dengan demikian, seluruh anak berkerwarganegaraan Indonesia yang baru lahir nantinya diharapkan memiliki kartu identitas berupa KTP.

Menurut Zudan, kepemilikan KTP untuk anak ini juga sebagai bentuk pemenuhan hak konstitusional sekaligus bisa dimanfaatkan untuk mengurus sejumlah keperluan sendiri, seperti pengurusan daftar sekolah, menabung di bank, mendaftar Puskesmas dan lainnya.

“Sekarang ini anak masih harus memperlihatkan kartu keluarga untuk mengurus semuanya, seperti Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), mengurus ke Puskesmas dan sejumlah contoh lain,” ucapnya.

Beberapa daerah yang mulai tahun depan sudah diberlakukan KTP anak yakni Kabupaten Blora (capaian kepemilikan akta kelahiran anak sebesar 90,09 persen), Kabupaten Temanggung (87,95 persen), Kota Magelang (86,64 persen), Kabupaten Bantul (76,53 persen).

Sedangkan khusus Provinsi Jawa Timur (Jatim), yakni Kota Kediri (80,07 persen), Kota Pasuruan (78,93 persen), Kota Mojokerto (78,67 persen) serta Kota Blitar (76,83 persen).

Terkait teknis, di kartu KTP anak akan tertera nama, alamat, nama orang tua, nomor kartu penduduk, dan sejumlah identitas diri lainnya. “Bentuk KTP-nya masih biasa, belum KTP elektronik. Nanti setelah usia 18 tahun ke atas, baru wajib perekaman,” imbuhnya. [as]