Ngaku Anggota TNI AD, Pria Ini Tipu Warga Rp 170 Juta

0
243 views
Tersangka kasus penipuan dengan modus bisa memuluskan tes masuk TNI AD. (Foto: BG/Wan)
Tersangka kasus penipuan dengan modus bisa memuluskan tes masuk TNI AD. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Sat Reskrim Polres Gresik meringkus pria bernama M. Nur Rachman terkait kasus penipuan, Selasa (6/12/2016). Pria itu mengaku sebagai anggota TNI AD yang bisa memasukkan setiap orang menjadi anggota TNI AD.

Cerita bohong itu lantas dipercayai Imam Muqodir. Tanpa berpikir panjang, korban pun mendaftarkan anaknya untuk menjadi anggota kesatuan TNI AD lewat tersangka.

M. Nur Rachman diketahui merupakan seorang PNS yang bekerja di lingkungan Kodam V Brawijaya, asal Surabaya. Sedangkan korbannya, yaitu Imam Muqodir adalah warga asal Wringinanom Gresik.

Dengan segala tipu muslihat dan perdaya yang dimainkan oleh tersangka, Imam akhirnya menuruti permintaan tersangka untuk membayar uang kepada tersangka yang jumlahnya mencapai Rp 170 juta.

Namun, anak Imam tak kunjung menjalani pendidikan anggota TNI. Tersangka selalu berkilah bahwa anaknnya tidak lolos seleksi. Merasa di tipu, Imam melaporkan kasus tersebut ke pihak Kepolisian.

Dari kasus Nur Rachman diperoleh barang bukti berupa 1 lembar surat pendaftaran tes calon Tamtama TNI, 1 lembar slip penarikan Bank BRI sebesar Rp 120 juta.

Polisi juga mengantongi barang bukti berupa 1 lembar penarikan Bank BRI yakni senilai Rp 50 juta. Selain itu diamankan juga 1 buah sepeda motor jenis Yamaha Mio.

Kepada polisi, Nur Rachman mengaku uang hasil tipuannya tersebut digunakan untuk berangkat umrah bersama dengan keluarganya, dibelikan 1 unit sepeda Mio, serta digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Akibat ulahnya tersebut, Nur Rachman dijerat pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. (wan)